- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dorong Pembinaan Atlet Lewat Perwosi Cup I 2026
- Wakil Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Turnamen Voli Antar Pelajar
- DPRD Kotabaru Pastikan Distribusi Solar Bersubdisi Tepat Sasaran
- Warga Tarjun Usul Paving dan JPU, Sahrani: Akan Diperjuangkan Hingga Terealisasi
- Sahrani Serap Aspirasi pada Reses di Desa Tarjun
- Gewsima Serap Aspirasi Warga Semayap pada Reses Tahap II 2026
- DPRD Kotabaru Apresiasi Kegiatan FBS 2026
- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
Air Terjun Seratak Kotabaru, Tempat Wisata Tersembunyi Yang Memesona

Keterangan Gambar : Pesona air terjun seratak, Sabtu (21/6/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Air Terjun Seratak di Desa Seratak menunjukkan pesonanya sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Obyek Wisata Pantai Gedambaan di Bersihkan Dari Sampah Plastik Oleh Pemkab Kotabaru dan Korporasi0
- Ketua TP. PKK Kotabaru Sambut Tim Pembina Posyandu dan Kader Berprestasi Provinsi Kalsel 20250
Hal ini dirasakan langsung oleh M. Khairil Husna, salah satu guru di MAN Kotabaru, yang untuk pertama kalinya mengunjungi lokasi tersebut bersama beberapa alumni sekolahnya dalam kegiatan tadabbur alam.
"Saya langsung disambut keindahan alam yang luar biasa. Keasrian alamnya masih terjaga, tidak ada sampah sama sekali, dan airnya bersih. Sangat menyegarkan diri," ujarnya, Sabtu (21/6/2025) dilokasi air terjun.
Perjalanan menuju Air Terjun Seratak bukanlah tanpa tantangan. Rute yang cukup panjang, licin, penuh tanjakan, dan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menyeberangi sungai dan batu-batu besar, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan petualangan.
"Justru dengan jalur seperti itu, menambah keseruan. Bagi yang suka tantangan, pasti akan menikmati perjalanan ini," tambahnya.
Dalam perjalanannya, Khairil dan rombongan sempat mengalami tersesat dan terjatuh beberapa kali. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat mereka. Justru pengalaman tersebut menjadi bahan refleksi dan dorongan agar pemerintah daerah mulai memperhatikan dan mengelola potensi wisata ini secara serius.
"Kalau bisa, Pemkab turun tangan. Setidaknya membangun akses masuk seperti melanjutkan jalan rabat beton, menyediakan tempat parkir yang nyaman, papan penunjuk arah, pagar kalau ada area rawan, dan tali untuk berpegangan ketika menanjak," usul Khairil. (Ali)



Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750













