- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Air Terjun Seratak Kotabaru, Tempat Wisata Tersembunyi Yang Memesona

Keterangan Gambar : Pesona air terjun seratak, Sabtu (21/6/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Air Terjun Seratak di Desa Seratak menunjukkan pesonanya sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Obyek Wisata Pantai Gedambaan di Bersihkan Dari Sampah Plastik Oleh Pemkab Kotabaru dan Korporasi0
- Ketua TP. PKK Kotabaru Sambut Tim Pembina Posyandu dan Kader Berprestasi Provinsi Kalsel 20250
Hal ini dirasakan langsung oleh M. Khairil Husna, salah satu guru di MAN Kotabaru, yang untuk pertama kalinya mengunjungi lokasi tersebut bersama beberapa alumni sekolahnya dalam kegiatan tadabbur alam.
"Saya langsung disambut keindahan alam yang luar biasa. Keasrian alamnya masih terjaga, tidak ada sampah sama sekali, dan airnya bersih. Sangat menyegarkan diri," ujarnya, Sabtu (21/6/2025) dilokasi air terjun.
Perjalanan menuju Air Terjun Seratak bukanlah tanpa tantangan. Rute yang cukup panjang, licin, penuh tanjakan, dan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menyeberangi sungai dan batu-batu besar, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan petualangan.
"Justru dengan jalur seperti itu, menambah keseruan. Bagi yang suka tantangan, pasti akan menikmati perjalanan ini," tambahnya.
Dalam perjalanannya, Khairil dan rombongan sempat mengalami tersesat dan terjatuh beberapa kali. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat mereka. Justru pengalaman tersebut menjadi bahan refleksi dan dorongan agar pemerintah daerah mulai memperhatikan dan mengelola potensi wisata ini secara serius.
"Kalau bisa, Pemkab turun tangan. Setidaknya membangun akses masuk seperti melanjutkan jalan rabat beton, menyediakan tempat parkir yang nyaman, papan penunjuk arah, pagar kalau ada area rawan, dan tali untuk berpegangan ketika menanjak," usul Khairil. (Ali)



Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




