- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
Terbongkar! Wartawati Banjarbaru Juwita, Diduga Dibunuh oleh Oknum TNI AL

Keterangan Gambar : Juwita, wartawati media Online Newsway.co.id (dok. istimewa)
Balikpapan, Borneopos.com – Misteri kematian Juwita, wartawati media online di Banjarbaru, akhirnya mulai terungkap. Ia diduga bukan korban kecelakaan, melainkan dibunuh oleh seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut.
Baca Lainnya :
- AKBP Rina Frillya Resmi Jabat Kapolres Samosir, Gantikan AKBP Yogie Hardiman0
- Kendalikan Inflasi, Pemkab. Kotabaru Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri0
Dikutip dari Newsway.co.id, Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, membenarkan bahwa pelaku berinisial J, berpangkat Kelasi I, adalah anggota aktif TNI AL yang telah bertugas selama empat tahun.
"Benar terjadi pembunuhan. Pelakunya adalah oknum TNI AL berinisial J. Saat ini, kasusnya sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Ronald pada Rabu (26/3).
Hingga kini, motif pembunuhan masih dalam pendalaman oleh pihak TNI AL. Ronald menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kami pastikan proses hukum berjalan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi," tegasnya.
TNI AL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa jika pelaku terbukti bersalah, ia akan menerima hukuman setimpal.
"Kami turut berduka cita yang mendalam dan memohon maaf atas kejadian ini. TNI AL tidak akan melindungi pelaku jika terbukti bersalah," tambahnya.
Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. Namun, banyak kejanggalan ditemukan:
- Terdapat luka di dagu, lebam di punggung dan lehernya.
- Dompet dan ponselnya hilang, sementara motor tetap ada di lokasi.
- Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3), dalam kondisi masih mengenakan helm.
- Ia pamit ke keluarga untuk pergi ke Guntung Payung, tetapi justru ditemukan meninggal di Gunung Kupang.
Masyarakat pun bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian tragis wartawati muda ini?
Penyelidikan terus berjalan, dan publik menantikan kejelasan atas kasus yang mengejutkan ini. (red)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita KALSEL













