- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Terbongkar! Wartawati Banjarbaru Juwita, Diduga Dibunuh oleh Oknum TNI AL

Keterangan Gambar : Juwita, wartawati media Online Newsway.co.id (dok. istimewa)
Balikpapan, Borneopos.com – Misteri kematian Juwita, wartawati media online di Banjarbaru, akhirnya mulai terungkap. Ia diduga bukan korban kecelakaan, melainkan dibunuh oleh seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut.
Baca Lainnya :
- AKBP Rina Frillya Resmi Jabat Kapolres Samosir, Gantikan AKBP Yogie Hardiman0
- Kendalikan Inflasi, Pemkab. Kotabaru Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri0
Dikutip dari Newsway.co.id, Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, membenarkan bahwa pelaku berinisial J, berpangkat Kelasi I, adalah anggota aktif TNI AL yang telah bertugas selama empat tahun.
"Benar terjadi pembunuhan. Pelakunya adalah oknum TNI AL berinisial J. Saat ini, kasusnya sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Ronald pada Rabu (26/3).
Hingga kini, motif pembunuhan masih dalam pendalaman oleh pihak TNI AL. Ronald menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kami pastikan proses hukum berjalan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi," tegasnya.
TNI AL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa jika pelaku terbukti bersalah, ia akan menerima hukuman setimpal.
"Kami turut berduka cita yang mendalam dan memohon maaf atas kejadian ini. TNI AL tidak akan melindungi pelaku jika terbukti bersalah," tambahnya.
Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. Namun, banyak kejanggalan ditemukan:
- Terdapat luka di dagu, lebam di punggung dan lehernya.
- Dompet dan ponselnya hilang, sementara motor tetap ada di lokasi.
- Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3), dalam kondisi masih mengenakan helm.
- Ia pamit ke keluarga untuk pergi ke Guntung Payung, tetapi justru ditemukan meninggal di Gunung Kupang.
Masyarakat pun bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian tragis wartawati muda ini?
Penyelidikan terus berjalan, dan publik menantikan kejelasan atas kasus yang mengejutkan ini. (red)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0




.jpg)








