- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Sempat Mangkrak, Jembatan Silver Blok F Kembali Di Kerjakan PUPR Kotabaru, Anggaran 4,8 M

Keterangan Gambar : Proses pengerjaan jembatan Silver blok F Kotabar, Kamis (22/08/24).
Borneopos.com, Kotabaru - Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru yang dulu mangkrak kini akan dilanjutkan penyelesaiannya.
Baca Lainnya :
- Tanpa Plang Proyek, Dinas PUPR Kotabaru Renovasi Bangunan Di IPLT Sebelimbingan0
- Mesjid Kapal Pesiar Syaidina Jafar Siring Laut Di Resmikan Bupati Kotabaru0
Pantauan media ini dilapangan, Sabtu (29/06/2024) lalu jembatan yang melintas di atas sungai jelapat, yang dulunya dirancang akan menghubungkan jalan perumnas blok F dengan Pembibitan ternyata hingga tahun 2024 jembatan tersebut masih belum dikerjakan.

Penelusuran yang dilakukan awak media ini, proyek ini pernah dikerjakan pada tahun 2015 dengan pagu anggaran sekitar 2 Milyar.
Kini, proyek Jembatan Silver ini mulai berjalan, pantauan media borneopos.com di lapangan, Kamis (22/08/2024) kontraktor sudah mulai mengerjakan beberapa bagian seperti pemasangan cerucuk untuk memperkuat struktur jalan dari arah Jl.pembibitan dan pengerjaan pondasi dari arah prumnas blok F.
Dipekerjaan sebelumnya, jembatan mangkrak ini menyisakan pondasi dan badan jembatan, namun dalam kontrak baru 2024, sisa jembatan pondasi dan badan jembatan sebelumnya dibongkar sebagian.

Proyek ini dikerjakangan dengan menggunakan dana APBD Kotabaru sebesar 4,8 Milyar, oleh kontrak tor pelaksana CV. Bonas Konstruksi, sedangkan konsultan pengawas tidak di ketahui, karena tidak di sebut plang proyek.
Adapun lama waktu pengerjaan jembatan ini adalah 180 hari kalender, yaitu mulai tanggal 28 Juni 2024 sampai 24 desember 2024, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Saat hendak melakukan konfirmasi terkait proyek ini, kru media borneopos.com tak menjumpai satupun penanggungjungjawab ada dilapangan, baik itu dari Dinas PUPR, konsultan pengawas maupun kontraktor pelaksana.
"Kami hanya tukang," ujar salah satu pekerja yang di jumpai borneopos.com dilapangan, Kamis (22/08/24).
Masyarakat di sekitar lokasi berharap, " semoga proyek Jembatan silver blok F ini tidak mangkrak lagi," ucap salah satu warga. (red)




Baca Lainnya :
- Kinerja Buruk Kadis PUPR Kotabaru0
- Dinas PUPR Kotabaru Gagal Selesaikan Proyek Mesjid Apung, Meski Beri Perpanjang 90 Hari0













