- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Sempat Mangkrak, Jembatan Silver Blok F Kembali Di Kerjakan PUPR Kotabaru, Anggaran 4,8 M

Keterangan Gambar : Proses pengerjaan jembatan Silver blok F Kotabar, Kamis (22/08/24).
Borneopos.com, Kotabaru - Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru yang dulu mangkrak kini akan dilanjutkan penyelesaiannya.
Baca Lainnya :
- Tanpa Plang Proyek, Dinas PUPR Kotabaru Renovasi Bangunan Di IPLT Sebelimbingan0
- Mesjid Kapal Pesiar Syaidina Jafar Siring Laut Di Resmikan Bupati Kotabaru0
Pantauan media ini dilapangan, Sabtu (29/06/2024) lalu jembatan yang melintas di atas sungai jelapat, yang dulunya dirancang akan menghubungkan jalan perumnas blok F dengan Pembibitan ternyata hingga tahun 2024 jembatan tersebut masih belum dikerjakan.

Penelusuran yang dilakukan awak media ini, proyek ini pernah dikerjakan pada tahun 2015 dengan pagu anggaran sekitar 2 Milyar.
Kini, proyek Jembatan Silver ini mulai berjalan, pantauan media borneopos.com di lapangan, Kamis (22/08/2024) kontraktor sudah mulai mengerjakan beberapa bagian seperti pemasangan cerucuk untuk memperkuat struktur jalan dari arah Jl.pembibitan dan pengerjaan pondasi dari arah prumnas blok F.
Dipekerjaan sebelumnya, jembatan mangkrak ini menyisakan pondasi dan badan jembatan, namun dalam kontrak baru 2024, sisa jembatan pondasi dan badan jembatan sebelumnya dibongkar sebagian.

Proyek ini dikerjakangan dengan menggunakan dana APBD Kotabaru sebesar 4,8 Milyar, oleh kontrak tor pelaksana CV. Bonas Konstruksi, sedangkan konsultan pengawas tidak di ketahui, karena tidak di sebut plang proyek.
Adapun lama waktu pengerjaan jembatan ini adalah 180 hari kalender, yaitu mulai tanggal 28 Juni 2024 sampai 24 desember 2024, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Saat hendak melakukan konfirmasi terkait proyek ini, kru media borneopos.com tak menjumpai satupun penanggungjungjawab ada dilapangan, baik itu dari Dinas PUPR, konsultan pengawas maupun kontraktor pelaksana.
"Kami hanya tukang," ujar salah satu pekerja yang di jumpai borneopos.com dilapangan, Kamis (22/08/24).
Masyarakat di sekitar lokasi berharap, " semoga proyek Jembatan silver blok F ini tidak mangkrak lagi," ucap salah satu warga. (red)




Baca Lainnya :
- Kinerja Buruk Kadis PUPR Kotabaru0
- Dinas PUPR Kotabaru Gagal Selesaikan Proyek Mesjid Apung, Meski Beri Perpanjang 90 Hari0














