- Ratusan Pekerja Tambang PT. Hilcon Padati Siring Laut, Menunggu Jaswal RDP di DPRD Kotabaru
- Ambin Demokrasi | Penertiban Baliho, *JANGAN SAMUNYAAN DITAGUK*
- Aksi Nyata Indocement Tarjun Cetak Generasi Sehat Dengan Cegah Stunting di Kelumpang Hilir
- Percepat TLHP, Inspektorat Kotabaru Luncurkan Aplikasi E-Hebat
- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
- Suwanti Janjikan RDP ke Pekerja Tambang Soal PT. Hilcon Yang Belum Bayar Gaji
- PT. Hilcon Tak Bayar Gaji Karyawan, Puluhan Pekerja Mengadu ke DPRD Kotabaru
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
Progres Proyek Jembatan Silver Capai 30%, Warga Berharap Selesai Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Progres proyek jembatan silver blok F Desa Semayap, Kamis (31/10/24).
Borneopos.com, Kotabaru - Proyek Pembangunan Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru terus berjalan.
Baca Lainnya :
- Tiga Terduga Penadah Motor Curian Di Bekuk Tim Polresta Samarinda0
- Sekprov Kaltara, H. Suriansyah : Lulusan IPDN Angkatan XXX Penggerak Kemajuan Kaltara0
Pantauan Borneopos.com dilapangan, Kamis (31/10/24) pagi sekira jam 08.00 Wita, terlihat para pekerja melakukan kegiatan perakitan besi, pembuatan bagasting, serta persiapan pengecoran. Dilokasi juga tampak material proyek berupa besi, pasir, split, kayu, semen dan lainnya.
Kontraktor pelaksana Toni, saat di temui dikantornya mengatakan bahwa material rangka baja jembatan tiba dilokasi proyek awal bulan (minggu pertama) November 2024.
"Saat ini progres proyek sebesar 30 persen," terangnya.
Didapat informasi, jembatan silver ini dulunya pernah dikerjakan oleh PUPR, namun mangkrak. Peninggalan pembangunan yang mangkrak tersebut berupa pondasi dan badan jembatan. Tahun 2024 pembangunan jembatan dilanjutkan kembali, dengan kontrak baru, sisa jembatan pondasi dan badan jembatan sebelumnya dibongkar sebagian.

Proyek ini dibiayai menggunakan dana APBD Kotabaru Tahun 2024 sebesar 4,8 Milyar, oleh kontraktor pelaksana CV. Bonas Konstruksi, sedangkan konsultan pengawas tidak di ketahui, karena tidak disebut pada plang proyek.
Adapun lama waktu pengerjaan jembatan ini adalah 180 hari kalender, yaitu mulai tanggal 28 Juni 2024 sampai 24 desember 2024, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Salah satu warga Jl. Silver Desa Semayap, mengatakan, mudahan pembangunan jembatan ini selesai dikerjakan sesuai perencanaan dari Dinas PUPR Kotabaru.
"Harapan kami proyek pembangunan jembatan ini bisa sesuai dengan perencanaan, dan warga disekitar sini bisa segera menggunakan jembatan ini," harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media ini sudah menghubungi Kepala Dinas PUPR, Suprapti Tri Astuti melalui pesan chat WA, namun belum ada respon, untuk memperoleh kejelasan terkait progres pekerjaan dan penghapusan aset dari pekerjaan sebelumnya. (red)



Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0





4.jpg)






