- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Progres Proyek Jembatan Silver Capai 30%, Warga Berharap Selesai Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Progres proyek jembatan silver blok F Desa Semayap, Kamis (31/10/24).
Borneopos.com, Kotabaru - Proyek Pembangunan Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru terus berjalan.
Baca Lainnya :
- Tiga Terduga Penadah Motor Curian Di Bekuk Tim Polresta Samarinda0
- Sekprov Kaltara, H. Suriansyah : Lulusan IPDN Angkatan XXX Penggerak Kemajuan Kaltara0
Pantauan Borneopos.com dilapangan, Kamis (31/10/24) pagi sekira jam 08.00 Wita, terlihat para pekerja melakukan kegiatan perakitan besi, pembuatan bagasting, serta persiapan pengecoran. Dilokasi juga tampak material proyek berupa besi, pasir, split, kayu, semen dan lainnya.
Kontraktor pelaksana Toni, saat di temui dikantornya mengatakan bahwa material rangka baja jembatan tiba dilokasi proyek awal bulan (minggu pertama) November 2024.
"Saat ini progres proyek sebesar 30 persen," terangnya.
Didapat informasi, jembatan silver ini dulunya pernah dikerjakan oleh PUPR, namun mangkrak. Peninggalan pembangunan yang mangkrak tersebut berupa pondasi dan badan jembatan. Tahun 2024 pembangunan jembatan dilanjutkan kembali, dengan kontrak baru, sisa jembatan pondasi dan badan jembatan sebelumnya dibongkar sebagian.

Proyek ini dibiayai menggunakan dana APBD Kotabaru Tahun 2024 sebesar 4,8 Milyar, oleh kontraktor pelaksana CV. Bonas Konstruksi, sedangkan konsultan pengawas tidak di ketahui, karena tidak disebut pada plang proyek.
Adapun lama waktu pengerjaan jembatan ini adalah 180 hari kalender, yaitu mulai tanggal 28 Juni 2024 sampai 24 desember 2024, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Salah satu warga Jl. Silver Desa Semayap, mengatakan, mudahan pembangunan jembatan ini selesai dikerjakan sesuai perencanaan dari Dinas PUPR Kotabaru.
"Harapan kami proyek pembangunan jembatan ini bisa sesuai dengan perencanaan, dan warga disekitar sini bisa segera menggunakan jembatan ini," harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media ini sudah menghubungi Kepala Dinas PUPR, Suprapti Tri Astuti melalui pesan chat WA, namun belum ada respon, untuk memperoleh kejelasan terkait progres pekerjaan dan penghapusan aset dari pekerjaan sebelumnya. (red)



Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0












