- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Penurunan Stunting, Jadi Program Unggulan PT. Sebuku Sejaka Coal

Keterangan Gambar : Penyaluran bantuan susu ibu hamil serta multivitamin di Polindes terpadu Ds. Bekambit.
Kotabaru, Borneopos.com - PT. Sebuku Sejaka Coal menyalurkan bantuan penanganan stunting untuk kesekian kalinya untuk wilayah sekitar tambang. Program penanganan stunting yang dilakukan PT. Sebuku Sejaka Coal di wilayah lingkar tambang telah dilakukan sejak Tahun 2022, PT. SSC memberikan bantuan berupa susu balita 0 tahun hingga 3 tahun keatas dan susu ibu hamil serta multivitamin demi terjaga nya gizi dan mendorong pertumbuhan tinggi dan berat badan anak penderita stunting.
Baca Lainnya :
- Panggung Akrab Siring Laut Jadi Saksi di Kukuhkannya Suci Anisa Rusli Sebagai Bunda Anak Kotabaru0
- Sumur Menggurak, Destinasi Wisata Air Panas Kotabaru0
Melalui kerjasama dengan Pemerintah Desa dan Puskesmas Kecamatan Pulau Laut Timur, Posyandu Anak dan Ibu Hamil secara rutin dilakukan di keempat Desa (Sejakah, Bekambit, Bekambit Asri, Betung) serta bagi anak penderita stunting mendapatkan susu dan multivitamin secara gratis.
“Implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT. SSC ini dilakukan dengan menerapkan konsep “Planet, People & Profit” yang sejalan dengan konsep Triple Bottom Line, yakni konsep bisnis berkelanjutan yang mengukur nilai keberhasilan perusahaan dengan menggunakan tiga kriteria, yaitu People (Sosial), Planet (Lingkungan), dan Profit (Ekonomi), selain itu program kesehatan ini kami lakukan demi mendukung program pemerintah RI dalam mempercepat penanganan stunting.” ujar Hilmy, CSR PT. SSC.
Tercatat kasus gizi buruk atau stunting pada balita di Indonesia pada Tahun 2022 mencapai 24,4%, pemerintah menargetkan agar kasus ini diturunkan 2,7% setiap tahunnya. Oleh karena itu, PT. SSC melalui program CSR nya gencar melakukan program penanganan stunting dari tahun 2022 di wilayah sekitar tambang hingga pada tahun 2025 ini PT. SSC turut serta membantu penanganan stunting se-Kecamatan Pulau Laut Timur dengan catatan angka stunting sebanyak 25 anak penderita stunting pada Tahun 2025.
“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Pulau Laut Timur sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada PT. Sebuku Sejaka Coal atas program csr nya di bidang kesehatan dalam menanganai stunting. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga khususnya balita yang terindikasi stunting." Leilaneranti, Plt. Camat Pulau Laut Timur. (red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












