- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Penurunan Stunting, Jadi Program Unggulan PT. Sebuku Sejaka Coal

Keterangan Gambar : Penyaluran bantuan susu ibu hamil serta multivitamin di Polindes terpadu Ds. Bekambit.
Kotabaru, Borneopos.com - PT. Sebuku Sejaka Coal menyalurkan bantuan penanganan stunting untuk kesekian kalinya untuk wilayah sekitar tambang. Program penanganan stunting yang dilakukan PT. Sebuku Sejaka Coal di wilayah lingkar tambang telah dilakukan sejak Tahun 2022, PT. SSC memberikan bantuan berupa susu balita 0 tahun hingga 3 tahun keatas dan susu ibu hamil serta multivitamin demi terjaga nya gizi dan mendorong pertumbuhan tinggi dan berat badan anak penderita stunting.
Baca Lainnya :
- Panggung Akrab Siring Laut Jadi Saksi di Kukuhkannya Suci Anisa Rusli Sebagai Bunda Anak Kotabaru0
- Sumur Menggurak, Destinasi Wisata Air Panas Kotabaru0
Melalui kerjasama dengan Pemerintah Desa dan Puskesmas Kecamatan Pulau Laut Timur, Posyandu Anak dan Ibu Hamil secara rutin dilakukan di keempat Desa (Sejakah, Bekambit, Bekambit Asri, Betung) serta bagi anak penderita stunting mendapatkan susu dan multivitamin secara gratis.
“Implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT. SSC ini dilakukan dengan menerapkan konsep “Planet, People & Profit” yang sejalan dengan konsep Triple Bottom Line, yakni konsep bisnis berkelanjutan yang mengukur nilai keberhasilan perusahaan dengan menggunakan tiga kriteria, yaitu People (Sosial), Planet (Lingkungan), dan Profit (Ekonomi), selain itu program kesehatan ini kami lakukan demi mendukung program pemerintah RI dalam mempercepat penanganan stunting.” ujar Hilmy, CSR PT. SSC.
Tercatat kasus gizi buruk atau stunting pada balita di Indonesia pada Tahun 2022 mencapai 24,4%, pemerintah menargetkan agar kasus ini diturunkan 2,7% setiap tahunnya. Oleh karena itu, PT. SSC melalui program CSR nya gencar melakukan program penanganan stunting dari tahun 2022 di wilayah sekitar tambang hingga pada tahun 2025 ini PT. SSC turut serta membantu penanganan stunting se-Kecamatan Pulau Laut Timur dengan catatan angka stunting sebanyak 25 anak penderita stunting pada Tahun 2025.
“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Pulau Laut Timur sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada PT. Sebuku Sejaka Coal atas program csr nya di bidang kesehatan dalam menanganai stunting. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga khususnya balita yang terindikasi stunting." Leilaneranti, Plt. Camat Pulau Laut Timur. (red/ril)
Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




