- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu dibantu Bibit Tanaman Obat dan Sayur

Keterangan Gambar : Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam rangka peringatan Hari Posyandu Nasional yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang perumahan dan transformasi Posyandu di Banjarbaru, Rabu (29/4/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bantuan bibit tanaman sayuran dan tanaman obat mulai disalurkan ke Posyandu di seluruh kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen0
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per0
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam rangka peringatan Hari Posyandu Nasional yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang perumahan dan transformasi Posyandu di Banjarbaru, Rabu (29/4/2026).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Hortikultura, Amir Salhan, menjelaskan bahwa pada 2026 pihaknya telah mengalokasikan bantuan bibit untuk lima Posyandu di masing-masing dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.
“Setiap kabupaten/kota mendapatkan alokasi untuk lima Posyandu. Bantuan yang diberikan berupa bibit tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga seperti jahe, kencur, laos, dan sirih,” ujarnya.
Menurut Amir, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan Posyandu sebagai sumber gizi dan kesehatan keluarga.
Dari sisi anggaran, nilai bantuan untuk lima Posyandu di setiap kabupaten/kota diperkirakan mencapai sekitar Rp90 juta. Anggaran tersebut mencakup pengadaan berbagai jenis bibit yang siap ditanam dan dikembangkan oleh masyarakat.
Pada tahap awal, penyerahan simbolis dilakukan untuk wilayah Banjarbakula yang meliputi Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.
“Untuk penyerahan hari ini masih simbolis. Realisasi penyaluran secara langsung ke Posyandu direncanakan sekitar bulan Juni, karena proses pengadaan masih berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah proses pengadaan rampung, seluruh bantuan akan didistribusikan langsung ke Posyandu penerima di 13 kabupaten/kota agar dapat segera dimanfaatkan.
Program ini diharapkan mampu memperkuat peran Posyandu tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan dasar, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga di tingkat masyarakat.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













