- Ratusan Pekerja Tambang PT. Hilcon Padati Siring Laut, Menunggu Jaswal RDP di DPRD Kotabaru
- Ambin Demokrasi | Penertiban Baliho, *JANGAN SAMUNYAAN DITAGUK*
- Aksi Nyata Indocement Tarjun Cetak Generasi Sehat Dengan Cegah Stunting di Kelumpang Hilir
- Percepat TLHP, Inspektorat Kotabaru Luncurkan Aplikasi E-Hebat
- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
- Suwanti Janjikan RDP ke Pekerja Tambang Soal PT. Hilcon Yang Belum Bayar Gaji
- PT. Hilcon Tak Bayar Gaji Karyawan, Puluhan Pekerja Mengadu ke DPRD Kotabaru
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
Merasa Ditertawakan, SP Mengamuk Bawa Parang Dan Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar : Terduga pelaku
Samarinda, Borneo Pos -- Polresta Samarinda, Polda Kaltim mengamankan seorang pria yang mengamuk di kawasan Palaran city dengan membawa senjata tajam kepada karyawan toko.Kamis(20/02/25)
Baca Lainnya :
- Kapolda Kalsel Serahkan Hewan Sapi dan Turunkan 860 Personel Pengamanan Haul ke-5 Guru Zuhdi0
- Penggagas DOB Takam Lima, Bahrudin Sebut Rusli-Syairi Pilihan Tepat Pada Pilkada Kotabaru 20240
Mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya keributan yang terjadi di kawasan ruko Palaran city unit Reskrim Polsek Palaran beserta unit Sabhara Polsek dan di bantu beat 09 Polresta Samarinda langsung bergerak menuju lokasi terjadinya keributan tersebut dan mengamankan seorang pria SP(34) warga sekitar Palaran city dengan barang bukti berupa Sebilah parang dengan panjang 75 cm.
Kapolsek Palaran AKP Iswanto,SH MH membenarkan adanya kejadian tersebut dan telah mengamankan pelaku untuk selanjutnya di lakukan pemeriksaan di Polsek Palaran. Secara singkat Kapolsek menerangkan Jika kejadian tersebut adanya laporan dari masyarakat terkait keributan di ruko Palaran city yang mana pelaku merasa tersinggung saat karyawan toko sedang membokar dagangannya, sedangkan jarak ruko dengan tempat pelaku bekerja cukup jauh dan bersebrangan jalan.
"Pelaku merasa dirinya ditertawakan oleh karyawan toko sedangkan karyawan toko saat itu sedang membongkar barang dan tidak bermaksud mempertawakan pelaku" terang Kapolsek, Kamis (20/2/25).
Pelaku merasa tersinggung kemudian membawa sebilah parang dan menyeberangi jalan kemudian menuju ke ruko tempat karyawan toko tersebut bekerja sambil mengacungkan parang dan melakukan pengancaman kepada karyawan toko.
Kapolsek menjelaskan saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan terkait kejadian tersebut. Untuk pelaku dikenai sanksi UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud pasal 335 KUHP dan juga Undang undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukum hingga 10 tahun penjara. (red)
Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALTIM





4.jpg)








