- Bupati Rusli didampingi Forkopimda Lepas Karnaval HUT ke - 81 RI di Kotabaru
- Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026
- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
- LPTQ Kotabaru Bina Talenta Qari dan Qariah, Targetkan Tiga Besar MTQ Kalsel
- Pemkab Kotabaru Gelar TAPTU dan Pawai Obor Meriahkan HUT RI ke-81
- HUT RI ke-81, Polresta Samarinda Bagikan 500 Bendera Merah Putih
- Kamaruddin Anggota DPRD Samarinda Angkat Bicara Soal Jalan Rusak di Pemukiman
LSM BP3K-RI Minta Gubernur Muhidin Tinjau Ulang Pengangkatan Tuti Jadi Kepala Bapedda Kalsel

Keterangan Gambar : Pimpinan BP3K-RI Kalsel, Muslim.
Kotabaru, Borneopos.com - "Kami menyesalkan langkah Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin yang melantik mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru Suprapti Tri Astuti (Tuti) sebagai Kepala Bapedda Provinsi Kalsel," Ucap pimpinan BP3K-RI Kalimantan Selatan, Muslim usai melaksanakan unjuk rasa dan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Kotabaru, Rabu (15/10/2025).
Baca Lainnya :
- Bang Tungku Akan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kotabaru pada 15 Oktober 20250
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
Menurut Muslim, langkah yang diambil Gubernur Kalimantan Selatan kurang tetap dan tidak bijaksana.
Muslim menuturkan, banyak persoalan yang di tinggalkan oleh mantan Kadis PUPR Kotabaru Suprapti Tri Astuti di bumi saijaan.
Nemun sepertinya, lanjut Muslim rapot merah Suprapti Tri Astuti semasa menjabat Kepala Dinas PUPR Kotabaru tidak menjadi pertimbangan Gubernur.
"Yang pasti dan sudah kami laporkan ada proyek jembatan gantung gendang timburu porensi kerugian daerah 2 miliar, proyek jembatan sulangkit dan proyek jalan lalapin," yang Muslim.
Jadi kami mohon dan meminta kepada Gubernur Kalimantan Selatan untuk meninjau ulang keputusan pengangkatan Suprapti Tri Astuti sebagai Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan sampai semua persoalan dugaan korupsi di Kotabaru selesai.
"Sekali lagi kami mohon, agar Gubernur Kalsel meninjau ulang posisi yang di berikan kepada Suprapti Tri Astuti sebagai kepala Bappeda, karena ini bisa memengaruhi akuntabilitas pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan," terang Muslim.
Diakhir penjelasannya Muslim menegaskan bahwa BP3K-RI akan segera bersurat ke Gubernur untuk menindaklanjuti hal ini.
"Kami akan segera melayangkan surat kepada Gubernur Kalimantan Selatan, paling lambat minggu depan, dalam surat itu nanti akan kami menyampaikan dan menjelaskan beberapa hal untuk menjadi pertimbangan Gubernur, serta melampirkan bukti-bukti persoalan-persoalan yang di tinggalkan oleh Suprapti Tri Astuti di Kotabaru," tutupnya. (red)

Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit0














