- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Bang Tungku Akan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kotabaru pada 15 Oktober 2025
3.jpg)
Keterangan Gambar : Bang Tungku saat orasi di depan kantor DPRD Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS) Kotabaru akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Kotabaru pada hari Rabu, tanggal 15 Oktober 2025 nanti.
Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Pemkab Kotabaru Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Kalsel0
Sebelum menuju ke kantor Bupati, para pengunjung rasa ini akan terlebih dahulu singgah di kantor Kejaksaan Negeri Kotabaru untuk menyerahkan laporan dugaan tindak pidana korupsi.
Berdasarkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa bertanggal 8 Oktober 2025, yang dilayangkan LSM AKGUS kepada Kapolres Kotabaru dan ditembuskan ke Kapolri dan Kapolda Kalimantan Selatan disebutkan bahwa peserta unjuk rasa lebih kurang 50 orang.
Adapun beberapa tuntutan dan aspirasi yang akan disuarakan oleh LSM AKGUS, antara lain:
1. Adanya dugaan perampasan atau penyerobotan tanah masyarakat di Kotabaru
2. Adanya dugaan korupsi pejabat pemerintah Kotabaru pada anggaran tahun 2023/2024.
3. Menuntut pembangunan jembatan Pulau Laut - Pulau Kalimantan dan rumah sakit stagen.
Dalam penjelasannya kepada Borneopos.com beberapa waktu lalu, Ketua LSM AKGUS, bang Tungku mengatakan bahwa aksi unjuk rasa akan di bareng dengan penyerahan barang simbolis berupa panganan "TAHU" kepada Bupati Kotabaru serta jamu kuat dan telur bebek kepada kepada Kejaksaan Negeri Kotabaru.
"Panganan "TAHU" sebagai simbolik, bahwa setelah di beri tahu melalui aksi unjuk rasa Bupati menjadi tau persoalan-persoalan dugaan korupsi yang ada di SKPD, sedangkan jamu kuat dan telur bebek memberi pesan agar Kejaksaan Negeri Kotabaru mempunyai kekuatan dan semangat untuk mengusut sampai tuntas laporan pengaduan masyarakat dalam dugaantindakpidanakorupsi," ucap bang Tungku. (Red)

Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit0














