- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Kurangi Kecelakaan, Dinas PUPR Kalsel Akan Modifikasi Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin

Keterangan Gambar : Jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin
Banjarbaru, Borneopos.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan kaji ulang desain trase jalan di sejumlah titik rawan sebagai respon terhadap tingginya angka kecelakaan di jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin.
Baca Lainnya :
- SIPERKASA, Terobosan DPKP Kalsel Soal Tata Kelola Alsintan yang Transparan dan Real-Time0
- Disparpora Kotabaru Suguhkan Kuliner Pesisir Pulau Laut Pada FBPT 2025 dan Diganjar Juara 20
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Robby Cahyadi, mengatakan bahwa kaji ulang ini difokuskan pada segmen-segmen jalan yang dianggap memiliki potensi bahaya tinggi, khususnya di wilayah Bunglai, Gunung Papua, dan Kelok 12.
“Kami dari PUPR Provinsi, khususnya Bidang Bina Marga, telah merancang dan melakukan kaji ulang terhadap trase jalan yang menghubungkan Banjarbaru dan Batulicin,” ujar Robby saat ditemui di Banjarbaru, Senin (11/8/2025).
Ia menjelaskan, dari hasil evaluasi teknis, kondisi alinyemen horizontal dan vertikal pada beberapa bagian jalan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Posisi trase jalan di beberapa titik kurang aman. Secara teknis, baik dari sisi kelandaian maupun tikungan, perlu dilakukan modifikasi,” tambahnya.
PUPR Kalsel pun telah menyusun perencanaan teknis untuk pelaksanaan perubahan desain terasa jalan, dan saat ini tengah menunggu persetujuan dari pengelola kawasan Tahura Sultan Adam terkait akses di wilayah konservasi tersebut.
“Kita sudah berkontrak untuk pelaksanaan fisiknya, namun masih menunggu keputusan dari Tahura Sultan Adam karena akses jalan melewati wilayah yang mereka kelola,” jelas Robby.
Sebagai langkah antisipatif, Dinas PUPR Kalsel menghimbau masyarakat pengguna jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin untuk lebih berhati-hati, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.
“Kami sudah memasang rambu peringatan dan himbauan keselamatan di beberapa titik. Masyarakat diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan,” tutup Robby. (red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)









