- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Jaringan Narkoba Antar Provinsi di Ungkap Polda Kalsel, 44,5 Kg Sabu dan 24.928 Ekstasi Diamankan

Keterangan Gambar : Konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi, Rabu (5/11/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengungkap dan mengamankan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi dengan jumlah fantastis yang diduga kuat merupakan jaringan lintas provinsi. Jaringan ini melibatkan provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Baca Lainnya :
- PT. SSC Bantu Perlengkapan Olahraga Siswa SDN 2 Bekambit Kotabaru0
- Pembangunan Jembatan Meranti Kotabaru Mulai Berjalan, Target Selesai 10 Desember 20250
Bukti dari pengungkapan kasus ini adalah sabu-sabu seberat 44.532,65 gram atau setara dengan 44,5 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 24.928 butir. Polisi juga mengamankan tiga orang tersangka dalam operasi tersebut.
Pengungkapan kasus besar ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang dihadiri Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R., dan Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Ade Harri Sistriawan, S.H., S.I.K., M.I.K., pada Rabu (5/11/2025) di Aula Presisi Ditresnarkoba Polda Kalsel, Banjarmasin.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dalam keterangannya Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini dari 2 laporan polisi (LP).
Dimana, pada kasus pertama yakni TKP di Jalan Trans Kalimantan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala (Batola) diamankan 2 pelaku berinisial SB dan WC dengan barang bukti Sabu sebanyak 27.042,68 gram (27 kilogram), Ekstasi sebanyak 24.928 butir, uang tunai Rp.18.100.000,-, 1 buah mobil Toyota Calya beserta BPKB, 1 buah koper dan rangsel, 3 buah KTP serta 2 buah Handphone.
Kemudian pada kasus kedua di TKP Jalan Pramuka Banjarmasin diamankan 1 pelaku berinisial ED dengan barang bukti Sabu sebanyak 17.489,97 Gram (17,4 kilogram), Uang tunai Rp.3.000.000,-, tiket pesawat dan tiket travel, 1 buah Rangsel, 1 buah KTP dan ATM serta 1 buah Handphone.
"Ketiga pelaku ini berasal dari luar daerah yaitu Lampung, Bojonegoro dan Pekanbaru yang terafiliasi dengan DPO Fredy Pratama," pungkas Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono.
Dir Resnarkoba Polda Kalsel menjelaskan, dari hasil pengungkapan narkoba jaringan antar provinsi senilai Rp.91.726.975.000,-, Polda Kalsel telah menyelamatkan sebanyak 247.591 orang terhindar dari narkoba. Selain itu, juga menghemat biaya negara apabila direhabilitasi sejumlah Rp.1.237.956.250.000,. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250



.jpg)










