- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
Hujan Deras Guyur Kotabaru, Hanyut dan Tenggelamkan Satu Unit Excavator Beserta Operatornya

Keterangan Gambar : Tim gabungan saat melakukan evakuasi dan pencarian korban, Rabu (21/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Hujan deras dan berdurasi lama yang melanda kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru pada Rabu, (21/5/2025) mengakibatkan sebuah alat berat (excavator) hanyut dan tenggelam di area Sungai Jupi Desa Sebelimbingan Kabupaten Kotabaru, sekira jam 20.00 wita.
Baca Lainnya :
- Wujud Kepedulian, Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran 0
- Disparpora Kotabaru Perkuat Koordinasi Dengan Provinsi, Sambut KEN 20250
Informasi yang dihimpun media ini, saat kejadian, operator alat berat (excavator) masih berada dalam kabin (ruang operator) serta ikut hanyut dan tenggelam bersama excavator.
Tim gabungan terdiri dari BPBD, Polres Kotabaru, Damkar, Basarnas, para Relawan, medis dan lainnya berjibaku melakukan evakuasi terhadap alat yang hanyut dan tenggelam dengan menurunkan 3 unit excavator.
Saat excavator yang tenggelam sudah berhasil di evakuasi, ruangan kabin operator dalam keadaan kosong dan korban tidak ditemukan.
Ditengah cuaca hujan, tim gabungan langsung melakukan pencarian korban dilokasi kejadian, serta menyisir sungai menggunakan kelotok dan perahu karet, diduga korban ikut hanyut bersama arus air sungai.
Pencarian korban berlangsung sampai 24.00 Wita, namun belum membuahkan hasil, akhirnya tim gabungan memutuskan untuk beristirahat dan melanjut pencarian besok Kamis (22/5/2025) mulai jam 07.00 wita.
Belum di ketahui secara pasti, siapa pemilik alat berat (excavator) dan apa kegiatan yang sedang dilaksanakan saat kejadian. (*)


Baca Lainnya :
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
Berita Kotabaru

.jpg)
.jpg)

.jpg)


1.jpg)





