- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
Hujan Deras Guyur Kotabaru, Hanyut dan Tenggelamkan Satu Unit Excavator Beserta Operatornya

Keterangan Gambar : Tim gabungan saat melakukan evakuasi dan pencarian korban, Rabu (21/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Hujan deras dan berdurasi lama yang melanda kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru pada Rabu, (21/5/2025) mengakibatkan sebuah alat berat (excavator) hanyut dan tenggelam di area Sungai Jupi Desa Sebelimbingan Kabupaten Kotabaru, sekira jam 20.00 wita.
Baca Lainnya :
- Wujud Kepedulian, Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran 0
- Disparpora Kotabaru Perkuat Koordinasi Dengan Provinsi, Sambut KEN 20250
Informasi yang dihimpun media ini, saat kejadian, operator alat berat (excavator) masih berada dalam kabin (ruang operator) serta ikut hanyut dan tenggelam bersama excavator.
Tim gabungan terdiri dari BPBD, Polres Kotabaru, Damkar, Basarnas, para Relawan, medis dan lainnya berjibaku melakukan evakuasi terhadap alat yang hanyut dan tenggelam dengan menurunkan 3 unit excavator.
Saat excavator yang tenggelam sudah berhasil di evakuasi, ruangan kabin operator dalam keadaan kosong dan korban tidak ditemukan.
Ditengah cuaca hujan, tim gabungan langsung melakukan pencarian korban dilokasi kejadian, serta menyisir sungai menggunakan kelotok dan perahu karet, diduga korban ikut hanyut bersama arus air sungai.
Pencarian korban berlangsung sampai 24.00 Wita, namun belum membuahkan hasil, akhirnya tim gabungan memutuskan untuk beristirahat dan melanjut pencarian besok Kamis (22/5/2025) mulai jam 07.00 wita.
Belum di ketahui secara pasti, siapa pemilik alat berat (excavator) dan apa kegiatan yang sedang dilaksanakan saat kejadian. (*)


Baca Lainnya :
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750














