- BBM Subsidi Untuk Warga Yang Barhak, Lapor Ke BPH MIGAS, 0812 3000 0136 Jika Ada Pelanggaran!
- Abu Suwandi Terima Masukan Kader HMI, Janji Bawa Usulan Ke Gedung DPRD Kotabaru
- Nahkodai KNPI Kalsel, Andi Rustianto Terima Dukungan Dari Wamen PDT dan Ketua DPRD Kalsel
- Komisi II DPR RI Sampaikan Selamat Kepada Andi Rustianto, Ketua Terpilih DPD KNPI Kalsel 2026-2029
- KNPI Kalsel Akan Gelar Diskusi dan Bedah Film *Pesta Babi*
- Wali Kota Cup Muaythai Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda di HUT ke-500 Banjarmasin
- Mutasi Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Gantikan Brigjen Pol Golkar Pang
- Bupati Kotabaru Hadiri Tabligh Akbar Haul ke-6 H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bumbu
- Calon Jamaah Haji Kotabaru Masuk Asrama Banjarbaru, Siap Bertolak ke Tanah Suci
- Goweser Banua Antusias Ikuti MTB Fun Enduro Dispora Kalsel
GMPD Desak DPRD Banjarbaru Ganti Wakil Walikota

Keterangan Gambar : Orasi damai GMPD di depan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (3/12/2025).
BANJARBARU, Borneopos.com – Aksi orasi Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) yang menuntut pertanggungjawaban pemerintah kota memanas setelah Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, tiba di lokasi orasi damai, Rabu (3/12/2025).
Baca Lainnya :
Kedatangan Gusti Rizky terjadi sesaat setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Sirajoni meninggalkan lokasi demonstrasi, dan langsung menyentuh isu sensitif: ketidakhadiran dan kinerja Wakil Walikota.
Menanggapi sorotan publik dan tuntutan GMPD mengenai Wakil Walikota yang jarang terlihat, Gusti Rizky meminta agar masyarakat menghargai kondisi beliau.

"Kami meminta publik memahami dan menghargai beliau. Kondisi beliau yang tidak terlihat bukan karena tidak mau bekerja, tapi karena sedang sakit. Padahal, kinerja beliau sangat membantu masyarakat Banjarbaru," ujar Gusti Rizky, membela Wakil Walikota.
Namun, pembelaan dari legislatif tersebut langsung ditanggapi tegas oleh Ketua GMPD, Rachmadi. Menurut Rachmadi, alasan sakit tidak bisa terus menjadi pembenaran atas kekosongan tugas.
"Jika memang sakit dan tidak bisa bertugas, lebih baik diganti saja dengan sosok yang lebih baik dan mampu bertugas penuh," bantah Rachmadi. Ia menambahkan bahwa proses penggantian harus dilakukan dengan sangat selektif.
"Jangan asal pilih saja. Banjarbaru butuh pemimpin yang prima," tegas Bapak Rachmadi.
Ketua DPRD menyampaikan bahwa akan segera mengambil tindakan atas kendala tersebut dan akan menjadi bahan evaluasi kedepannya. (red/nita)

Baca Lainnya :
Berita BANJARBARU














