- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Camat Pulau Laut Tengah, Akbar Berharap Ada UPT Damkar Di Wilayahnya

Keterangan Gambar : Muhammad Muhdi Akbar, Camat Pulau Laut Tengah
Profesi pemadan kebakaran (Damkar) adalah salah satu profesi pekerjaan dengan tanggung jawab yang berat. Damkar sendiri termasuk dalam serangkaian institusi penanggulangan bencana milik pemerintah yang fokus utamanya adalah penanganan kasus kebakaran.
Baca Lainnya :
- Kado Istimewa Jelang HUT ke-74, Bupati Kotabaru Terima Penghargaan Dari Menteri Kesehatan RI0
- Muzakir Fachmi : Proyek Bandara Kotabaru Diduga Gunakan Tanah Uruk Tanpa Izin 0
Peranan damkar sangat penting untuk menangani berbagai peristiwa kebakaran di seluruh pelosok negeri yang berdasarkan laporan terus mengalami peningkatan.
Beberapa kasus kebakaran di Kecamatan Pulau Laut Utara sering terlambat dalam penanganan awal, sehingga api yang seharusnya bisa di tangani, jadi tak bisa terkendali, kerena itu adanya ketersediaan unit Damkar sangat didamba oleh warga dan pemerintah kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru.
Camat Pulau Laut Tengah, Muhammad Muhdi Akbar menuturkan kepada Borneo Pos diruang kerjanya, Rabu (22/05/2024). "mengingat adanya beberapa kejadian kebakaran di Pulau Laut Tengah, namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena keterbatasan sumber daya, maka Muhdi mengusulkan perlunya ada unit Damkar di wilayahnya.
Hal ini sejalan dengan aspirasi warga, bahwa sangat di butuhkannya unit pemadam kebakaran di Pulau Laut Tengah.
Tujuannya, agar bisa membackup Damkar kabupaten, dengan merespon secara cepat jika terjadi kebakaran Kecamatan Pulau Laut Tengah dan sekitarnya.
"Kami berharap ada unit damkar yang stanby di Kecamatan, karena beberapa kali kejadian kebakaran, baik itu dirumah warga maupun lahan, bantuan Damkar yang datang dari Kotabaru agak terlambat, karena jaraknya yang jauh, sekitar 35 KM, jadi kebakaran sempat membesar bahkan sampai rumah korban habis dilalap sijago merah, bantuan baru tiba" tutur Akbar, Rabu (22/05/2024).
Saat ditanya upaya yang akan di lakukan untuk merealisasikan Damkar UPT Pulau Laut Tengah, Muhdi mengatakan bahwa dirinya akan bersurat dan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten.
"Kami akan membuat surat, serta berkomunikasi langsung dengan bapak Sekdakab, mudahan usulan kami ini bisa terealisasi" harap Akbar.
Terkait tempat dan lokasi jika Damkar UPT Pulau Laut Tengah Akbar di setujui pemerintah kabupaten, dirinya sudah memprsiapkan.
"Untuk tempat sudah kami siapkan, disebelah kantor Kecamatan ini ada bangunan yang bisa digunakan untuk kantor, gudang, garasi tim damkar Pulau Laut Tengah nanti" tutup Akbar. (red*)
Baca Lainnya :
- Muzakir Fachmi : Proyek Bandara Kotabaru Diduga Gunakan Tanah Uruk Tanpa Izin 0
- Diduga Tenggelam Di Sekitar Selat Sebuku Kotabaru, Juhamdi Masih Dalam Pencarian0












