- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Diduga Tenggelam Di Sekitar Selat Sebuku Kotabaru, Juhamdi Masih Dalam Pencarian

Keterangan Gambar : Tim Polsek Pulau Sebuku saat berkoordinasi dalam pencarian korban
Seorang nelayan bernama Juhamdi (47 tahun) warga Kelurahan Kotabaru Hilir Kec. Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru dilaporkan tenggelam di perairan Tanjung Gunung Desa Ujung, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru. Kejadian ini terjadi pada Senin, (29/04/2024) sekira jam 02.30 Wita.
Baca Lainnya :
- Mengulik Tujuan Raperda Tentang Pengembangan Kewirausahaan Yang Disusun Bapemperda DPRD Kotabaru0
- Bapemperda DPRD Kotabaru Uraikan Landasan Filosofis Perda Tentang Keolahragaan 0
Juhamdi, lelaki paruh baya ini diketahui tenggelam saat sedang bersama nahkoda kapalnya, Amirullah, dalam rangka menangkap ikan di sekitar Selat Sebuku.
Kapolres Kotabaru AKBP Tri Suhartanto, melalui Kapolsek Pulau Sebuku AKP Suryadi menjelaskan Kronologi kejadian, bahwa Amirullah sang nakhoda Kapal mendapati celana trening Juhamdi di kapal tanpa kehadiran sang nelayan, yang diduga terjatuh ke laut saat buang air kecil.
“Upaya pencarian terus dilakukan oleh para nelayan dan aparat keamanan, termasuk Polsek Pulau Sebuku, namun korban masih belum ditemukan hingga saat ini," ujar Suryadi.
Lebih jauh suryadi menyampaikan bahwa upaya pencarian juga melibatkan koordinasi dengan Satpolair Polres Kotabaru dan Tim Basarnas Kabupaten Kotabaru.
"Situasi masih dalam pengawasan dan pencarian terhadap korban terus dilakukan dengan harapan Juhamdi dapat ditemukan dengan selamat,” Pungkas Kapolsek. (red*)
Baca Lainnya :
- Seminar Lingkungan, Dinas LH Kotabaru : Potensi Budidaya Sorgum Di Lahan Pasca Tambang0
- Mengulik Tujuan Raperda Tentang Pengembangan Kewirausahaan Yang Disusun Bapemperda DPRD Kotabaru0




.jpg)








