- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
BPPD Kotabaru Gelar Bimtek Trauma Healing Paacabencana

Kotabaru, Borneopos.com -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru menggelar bimbingan teknis trauma healing pascabencana di Hotel Grand Surya Kotabaru, Senin (2/12/24).
Baca Lainnya :
- Waka Ops Mantap Praja Toba 2024 Polres Samosir Pantau Pengamanan Rapat Pleno PPK Pangururan0
- Pemkab Kotabaru Kirim Tim Futsal Putra dan Putri Berlaga Di Kejurprov Kalsel0
Peserta dari kegiatan tersebut yakni dari Camat seKabupaten Kotabaru, Kepala Desa yang ada di pesisir, dan Kasi Trantib seKabupaten Kotabaru.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Lathifu Arsyiono menyampaikan bahwa ada dua kegiatan, yang pertama gladi, tentang bagaimana penanggulangan mitigasi serta pencegahan bencana terutama didaerah pesisir.
"Seperti kita ketahui sekarang lagi musim bencana cuaca ekstrim, bencana hidrometeorologis, yang sangat terdampak di wilayah-wilayah pesisir seperti di Kecamatan Pulau Kepulauan lainnya," ucapnya.
Dalam sosialisasi ini peserta dibekali pengetahuan bagaimana meminimalisir dampak dan kerugian yang terjadi jika bencana itu terjadi.
Lebih jauh Lathifu Arsyiono menyampaikan, untuk materi ke dua bimbingan teknis yakni terkait trauma hiling paska bencana. Dengan materi tersebut peserta bisa mengetahui bagaimana mengatasi trauma yang terkena bencana seperti setres.
"Disinilah peran trauma hiling untuk menenangkan dan memotivasi, memberikan pencerahan agar hidup bisa terus berlanjut walaupun kita ditempah musibah, bencana, namun kehidupan ini terus berlanjut dan kita bisa membangun kembali apa yang telah terdampak," tuturnya.
Untuk bencana gelombang ekstrim dan cuaca ekstrim yang rawan terjadi di wilayah Kotabaru yakni yang ada di pesisir seperti Pulau Tanjung Selayar, Pulau Laut Barat, Pulau Sembilan, Tanjung Semalantakan, Pamukan Selatan dan seluruh kecamatan yang ada di pesisir.
Ia berharap dengan adanya bimbingan teknis trauma healing pascabencana, peserta mampu memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara menanggulangi dan menghadapi bencana terutama cuaca ekstrim.(red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0














