- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
- Lagi! Polsek Samarinda Ungkap Kasus Sabu
- Maling Pencuri 95 Slop Rokok Kini Diamankan di Polsek Samarinda
- Stadion Bertaraf Internasional Banjarbaru Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kalsel
- Pemprov kalsel Genjot Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penyaluran KUR untuk Dorong UMKM Naik Kelas
- PUPR Kalsel Dorong Komitmen Daerah Wujudkan Target Sanitasi Nasional
- PUPR Kalsel Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi melalui Pelatihan BIM Autodesk Revit Arsitektur
- Triwulan I 2026, Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen
BPPD Kotabaru Gelar Bimtek Trauma Healing Paacabencana

Kotabaru, Borneopos.com -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru menggelar bimbingan teknis trauma healing pascabencana di Hotel Grand Surya Kotabaru, Senin (2/12/24).
Baca Lainnya :
- Waka Ops Mantap Praja Toba 2024 Polres Samosir Pantau Pengamanan Rapat Pleno PPK Pangururan0
- Pemkab Kotabaru Kirim Tim Futsal Putra dan Putri Berlaga Di Kejurprov Kalsel0
Peserta dari kegiatan tersebut yakni dari Camat seKabupaten Kotabaru, Kepala Desa yang ada di pesisir, dan Kasi Trantib seKabupaten Kotabaru.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Lathifu Arsyiono menyampaikan bahwa ada dua kegiatan, yang pertama gladi, tentang bagaimana penanggulangan mitigasi serta pencegahan bencana terutama didaerah pesisir.
"Seperti kita ketahui sekarang lagi musim bencana cuaca ekstrim, bencana hidrometeorologis, yang sangat terdampak di wilayah-wilayah pesisir seperti di Kecamatan Pulau Kepulauan lainnya," ucapnya.
Dalam sosialisasi ini peserta dibekali pengetahuan bagaimana meminimalisir dampak dan kerugian yang terjadi jika bencana itu terjadi.
Lebih jauh Lathifu Arsyiono menyampaikan, untuk materi ke dua bimbingan teknis yakni terkait trauma hiling paska bencana. Dengan materi tersebut peserta bisa mengetahui bagaimana mengatasi trauma yang terkena bencana seperti setres.
"Disinilah peran trauma hiling untuk menenangkan dan memotivasi, memberikan pencerahan agar hidup bisa terus berlanjut walaupun kita ditempah musibah, bencana, namun kehidupan ini terus berlanjut dan kita bisa membangun kembali apa yang telah terdampak," tuturnya.
Untuk bencana gelombang ekstrim dan cuaca ekstrim yang rawan terjadi di wilayah Kotabaru yakni yang ada di pesisir seperti Pulau Tanjung Selayar, Pulau Laut Barat, Pulau Sembilan, Tanjung Semalantakan, Pamukan Selatan dan seluruh kecamatan yang ada di pesisir.
Ia berharap dengan adanya bimbingan teknis trauma healing pascabencana, peserta mampu memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara menanggulangi dan menghadapi bencana terutama cuaca ekstrim.(red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0













