- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Bawaslu Kotabaru Gelar Rapat Penanganan Pengawasan Pilkada Kotabaru 2024

Keterangan Gambar : Rapat Teknis Penanganan Pengawasan Pilkada Kotabaru 2024
Borneopos.com, Kotabaru - Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten kotabaru, melaksanakan rapat kerja teknis terkait penanganan pengawasan pada pemilihan bupati dan wakil bupati kotabaru 2024, di hotel grand surya kotabaru, pada Senin (27/8/2024).
Baca Lainnya :
- Usai Daftar Di KPU Kotabaru, Paslon Fatma Idiana-Said Akhmad : Kami Optimis Menang0
- Diantar Partai Pengusung, Paslon H.M.Rusli-Syairi Resmi Daftar Ke KPU Kotabaru0
Mengusung tema "Meningkatkan kualitas dan Profesionalisme pengurus kecamatan dalam penanganan dugaan pelanggaran pemilihan."
Kegiatan ini dihadiri Ketua Bawaslu Kotabaru Rony Syafriansyah, Komisioner Bawaslu dan jajaran internal Bawaslu serta panwascam, kelurahan dan desa.
Dalam penjelasannya Ketua Bawaslu Kotabaru, Rony Syafriansyah mengatakan bahwa Bawaslu perlu melaksanakan rapat kerja teknis penanganan pelanggaran untuk pemilihan umum tahun 2024 di kabupaten Kotabaru adalah untuk meningkatkan
"Kenapa ini perlu, kami melaksanakan rapat kerja supaya kawan kawan ditingkat panwaslu kecamatan, baik itu komisioner nya maupun staf teknis dan pengawas kelurahan desa memahami, apa dan bagaimana teknik penanganan pelanggaran ditingkat kecamatan dan tingkat desa sehingga ada yang harus diselesaikan di tingkat kecamatan dan ada yang bisa dilaporkan ke atau dinaikan ke kabupaten, " Ucapnya
Selenjutnya Rony berharap "dengan dilaksanakannya rapat kerja teknis ini kawan-kawan di Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan Desa, bisa lebih awal melakukan deteksi dini terhadap potensi-potensi pelanggaran pemilihan umum atau pilkada ini nantinya sehingga bisa dicegah lebih awal," ujar Rony. (red)
Baca Lainnya :
- Dua Calon Independen Ramaikan Pilbup Kotabaru 2024, Berikut Sebaran Dukungannya!0
- Wakil Bupati Kotabaru Sampaikan Mengundurkan Diri Di Sidang Paripurna DPRD Kotabaru0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




