- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Bakesbangpol Kalsel Dorong ASN Bebas Narkoba

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN), Rabu (19/11/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN).
Baca Lainnya :
- Kekomdigi Ingatkan Pentingnya Literasi Digital: Saring, Santun dan Sadari0
- Soal Proyek Jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut, Kadis PUPR Kalsel Sulit Ditemui Wartawan0
Sosialisasi yang diikuti oleh 50 ASN perwakilan dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini mengusung tema “ASN Berintegritas Bebas Narkoba”, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (19/11/2025).
Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas, Sundusiah, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang berdampak luas terhadap bangsa, mulai dari merusak generasi muda, melemahkan daya saing, hingga mengganggu tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, upaya memerangi narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Narkotika adalah kejahatan luar biasa yang harus kita lawan bersama. Upaya pencegahan dan pemberantasannya tidak cukup hanya dilakukan oleh BNN atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menciptakan birokrasi yang bersih, berwibawa, dan bebas dari pengaruh narkoba. Menurutnya, integritas ASN menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lingkungan kerja pemerintah harus dipastikan menjadi ruang yang bersih dan bebas dari narkoba. ASN harus menjadi teladan, agen perubahan, sekaligus benteng bagi keluarga dan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tambah Sundusiah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba, modus peredaran, serta strategi pencegahan. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menjadi kader P4GN dan PN di lingkungan kerja masing-masing. (red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250



.jpg)










