- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Bakesbangpol Kalsel Dorong ASN Bebas Narkoba

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN), Rabu (19/11/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN).
Baca Lainnya :
- Kekomdigi Ingatkan Pentingnya Literasi Digital: Saring, Santun dan Sadari0
- Soal Proyek Jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut, Kadis PUPR Kalsel Sulit Ditemui Wartawan0
Sosialisasi yang diikuti oleh 50 ASN perwakilan dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini mengusung tema “ASN Berintegritas Bebas Narkoba”, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (19/11/2025).
Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas, Sundusiah, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang berdampak luas terhadap bangsa, mulai dari merusak generasi muda, melemahkan daya saing, hingga mengganggu tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, upaya memerangi narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Narkotika adalah kejahatan luar biasa yang harus kita lawan bersama. Upaya pencegahan dan pemberantasannya tidak cukup hanya dilakukan oleh BNN atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menciptakan birokrasi yang bersih, berwibawa, dan bebas dari pengaruh narkoba. Menurutnya, integritas ASN menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lingkungan kerja pemerintah harus dipastikan menjadi ruang yang bersih dan bebas dari narkoba. ASN harus menjadi teladan, agen perubahan, sekaligus benteng bagi keluarga dan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tambah Sundusiah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba, modus peredaran, serta strategi pencegahan. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menjadi kader P4GN dan PN di lingkungan kerja masing-masing. (red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












