- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Bakesbangpol Kalsel Dorong ASN Bebas Narkoba

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN), Rabu (19/11/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN).
Baca Lainnya :
- Kekomdigi Ingatkan Pentingnya Literasi Digital: Saring, Santun dan Sadari0
- Soal Proyek Jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut, Kadis PUPR Kalsel Sulit Ditemui Wartawan0
Sosialisasi yang diikuti oleh 50 ASN perwakilan dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini mengusung tema “ASN Berintegritas Bebas Narkoba”, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (19/11/2025).
Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas, Sundusiah, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang berdampak luas terhadap bangsa, mulai dari merusak generasi muda, melemahkan daya saing, hingga mengganggu tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, upaya memerangi narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Narkotika adalah kejahatan luar biasa yang harus kita lawan bersama. Upaya pencegahan dan pemberantasannya tidak cukup hanya dilakukan oleh BNN atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menciptakan birokrasi yang bersih, berwibawa, dan bebas dari pengaruh narkoba. Menurutnya, integritas ASN menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lingkungan kerja pemerintah harus dipastikan menjadi ruang yang bersih dan bebas dari narkoba. ASN harus menjadi teladan, agen perubahan, sekaligus benteng bagi keluarga dan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tambah Sundusiah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba, modus peredaran, serta strategi pencegahan. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menjadi kader P4GN dan PN di lingkungan kerja masing-masing. (red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
Berita KALSEL



.jpg)
.jpg)


.jpg)
1.jpg)




