- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
17 Agustus Di Bukit Mamake Kotabaru

Keterangan Gambar : Suasana 17 Agustus di Bukit Mamake Kotabaru, Minggu (17/8/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Hari Kemerdekaan pada Minggu, 17 Agustus 2025. Bendera merah putih berkibar gagah di wisata Bukit Mamake, di puncak bukit. Seolah menjadi pusat perhatian yang dikelilingi panorama pantai, pegunungan, hingga perkotaan di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-800
- Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Kotabaru Gelar Apel dan Pawai Taptu0
Di sore hari, menanti senja yang indah menjadi momen untuk berswafoto dan lain-lain. Beberapa pengunjung juga membuat konten di bawah bendera merah putih, dengan kamera yang diletakkan di tanah mengarah ke atas, memperlihatkan bendera yang berkibar.
Salah satu pengunjung, Sintia, mengaku terkesan dengan keindahan Bukit Mamake. "Sangat lengkap, dari sini bisa melihat suasana pantai dari atas, gunung-gunung, dan pemandangan indah lainnya. Kami memilih tempat ini karena aksesnya cepat, dan malam kami sudah harus pulang," ujarnya, Minggu (17/08/2025).
Sementara itu, Riswan, pengunjung asal Desa Sarang Tiung yang kerap berkunjung ke Bukit Mamake, menilai perkembangan objek wisata ini sudah cukup baik. Namun, ia tetap memberi masukan terkait aspek keselamatan.
"Kalau ada perempuan yang tidak berani naik ke atas, sebaiknya meminta bantuan penjaga untuk diantar. Tidak semua orang berani naik sendiri, jadi lebih baik ditanyakan dulu. Kalau memang tidak berani, penjaga bisa membantu mengantar sampai ke atas," sarannya.
Ia juga menambahkan, sering kali melihat pengunjung, khususnya perempuan, berjalan kaki turun ke bawah karena motor mereka ditinggalkan. "Selama saya naik ke atas, ada saja perempuan berjalan kaki turun, mungkin karena motor mereka ditaruh di bawah," jelasnya. (Ali)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














