- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
TWAP Dan PUPR Gelar Rakor Percepatan Pengendali Banjir Di Kelurahan Sempaja Selatan

Keterangan Gambar : Suasana rakor proyek pengendali banjir di wilayah RT 12 Kelurahan Sempaja Selatan
Borneopos.com, SAMARINDA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda menggelar rapat koordinasi percepatan proyek pembangunan pengendali banjir di wilayah RT 12 Kelurahan Sempaja Selatan.
Baca Lainnya :
- Rusmadi Lantik Majelis Pembimbing Ranting dan Kwarran Gerakan Pramuka Samarinda Seberang0
- Said Akhmad Pimpin Penanaman 24 Ribu Mangrove Di Pesisir Desa Semisir0
Acara ini diadakan oleh Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda Bidang Infrastruktur Lingkungan dan Pengendalian Banjir pada Rabu (21/08/2024), bertempat di Ruang Rapat Sekretariat TWAP Jl. Dahlia, Kota Samarinda.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua TWAP, Syaparuddin, S.Sos didampingi oleh seluruh koordinator anggota TWAP dari berbagai bidang. Hadir dalam rapat tersebut Lurah Sempaja Selatan, perwakilan dari STIKES, Ketua RT 12, pelaksana proyek, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, DPUPR mensosialisasikan rencana proyek lanjutan pembangunan drainase sepanjang 170 meter sebagai salah satu dari 10 program unggulan Wali Kota Samarinda.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian banjir di wilayah tersebut, yang secara bertahap akan dilanjutkan hingga drainase tersambung ke arah Stadion Kadrie Oening.
Pelaksana proyek juga memaparkan kondisi spesifik wilayah kegiatan serta upaya dalam menyelesaikan dampak-dampak yang mungkin terjadi selama proyek berlangsung.

Dalam pemantauannya, TWAP menemukan bahwa proyek yang sudah berjalan lebih dari satu bulan ini belum menunjukkan progres maksimal akibat beberapa kendala di lapangan. Salah satunya adalah kesulitan yang dialami oleh truck mixer dalam mengakses lokasi proyek, mengingat ada dua akses jalan masuk yang sempit, yaitu di samping STIKES dan gang kecil di samping rumah warga.
Selama ini, material cor dialihkan menggunakan mobil truck 3/4 dari truck mixer yang standby di Jl. Egy Suparjan, yang menyebabkan kemacetan di jalan tersebut.
Lurah Sempaja Selatan, dalam pernyataannya, berharap agar pihak STIKES menyetujui pembangunan drainase lanjutan dari proyek sebelumnya sepanjang 240 meter yang dimulai dari Jl. Wahid Hasyim II.
Pihak STIKES sendiri telah menyatakan dukungannya dengan menyetujui penggunaan jalan di samping kampus sebagai akses mobilisasi dan demobilisasi keperluan proyek, dengan catatan bahwa perusahaan pelaksana proyek bersedia memperbaiki seluruh kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan tersebut.
Rapat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mempercepat penyelesaian proyek pengendalian banjir di wilayah RT 12 Kelurahan Sempaja Selatan, serta mengatasi kendala-kendala yang muncul di lapangan agar proyek dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target. (rls/KMF-SMR/Saiful)

Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Brakk! Truk Tangki Minyak CPO Tujuan PT. Sime Darby Oils Seruduk Pagar Pesantren Ar-Raudah Kotabaru0
Berita KALTIM














