- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Tak Punya TPS, Tumpukan Sampah Menyebar Di Bantaran Sungai Desa Cantung Kanan Kotabaru

Keterangan Gambar : Tumpukan sampah di bantaran sungai cantung Kanan, Jumat (4/10/24)
Borneopos.com, Kotabaru - Tumpukan sampah tampak di bantaran sungai, di area dekat jembatan kayu ulin tua di Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Budi, Kontraktor Pelaksana Jembatan Muara Orie Hampang : Pekerjaan Bisa Tepat Waktu0
- Seberangi Lautan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Kukuhkan Kades Dan BPD Di Kelumpang Selatan0
Kondisi ini semakin menghawatirkan jika tak diatasi dengan segera, apalagi saat musim hujan sampah-sampah berpotensi terbawa arus air sungai.
Warga setempat mengungkapkan, ketika musim kemarau, sampah-sampah tersebut biasanya dibakar. Namun, jika hujan deras dan sungai meluap, sampah-sampah itu akan hanyut terbawa arus hingga ke hilir.
“Saat banjir, sampah tersebut hanyut terbawa air hingga ke Sungai Cantung di Kelumpang Hulu. Sampahnya banyak sekali, sampai menumpuk di sana,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya, Jumat (4/10/24).
Untuk di ketahui, aliran sungai dari Desa Cantung Kanan ini mengalir menuju Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu, yang memiliki jarak sekitar 27 kilometer.
Penumpukan sampah di beberapa titik, membuat kondisi sungai kian tercemar dan menambah kekhawatiran akan dampak lingkungan yang lebih luas.
Ketua RT 03 Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang, Robbi Mas'ud memberikan tanggapan terkait tumpukan sampah yang menumpuk bantaran sungai desa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihak desa sebenarnya sudah mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), namun belum mendapatkan respons dari pihak berwenang lebih dari dua tahun.

"Berkas TPS3R kami sebenarnya sudah sampai ke provinsi. Panjang ceritanya, yang jelas lahannya sudah kami siapkan, bahkan sudah dua kali dilakukan peninjauan lapangan. Tapi sudah dua tahun lebih belum ada tanggapan lagi," ungkap Robbi Mas'ud saat dikonfirmasi awak media, Jumat (4/10/24) malam.
Lebih lanjut, Robbi menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan untuk TPS3R tersebut berada di RT 02, Dusun 1, Desa Cantung Kanan.
"Kami sudah siapkan lahannya di RT 02, Dusun 1," tutupnya.
Kondisi ini seyogianya menjadi perhatian serius dari pihak terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru, mengingat bumi saijaan telah dua kali berturut turut meraih penghargaan Adipura dari pemerintah pusat, yaitu pada tahun 2022 dan 2023 lalu. Semoga Kotabaru bisa mempertahankan Adipura ditahun 2024. (red)


Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0
Berita Kotabaru














