- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Budi, Kontraktor Pelaksana Jembatan Muara Orie Hampang : Pekerjaan Bisa Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Proyek jembatan di Desa Muara Orie, KecaHqmoang, Kotabaru, Rabu (2/10/24)
Borneopos.com, Kotabaru - "Yang sudah terpasang, abutment dan parapet, saat itu di lokasi, pekerja sedang pabrikasi (membuat) bagesting," ujar pelaksana proyek di lokasi, Budi ketika dikonfirmasi, Rabu (2/10/2024).
Baca Lainnya :
- Seberangi Lautan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Kukuhkan Kades Dan BPD Di Kelumpang Selatan0
- Bupati Kotabaru Saat Kukuhkan Kades dan BPD Di Sungai Durian : Terus Berkontribusi Membangunan Desa0
Abutment adalah bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar, pilar jembatan.
Parapet jembatan adalah pembatas keselamatan yang dipasang di tepi jembatan untuk melindungi kendaraan dan pejalan kaki.
"Ini sedang persiapan bagesting untuk plat, Sementara girder dalam perjalanan dari Bogor. Paling sepuluh hari perjalanan sudah sampai sini," katanya.
Girder atau gelagar jembatan merupakan balok yang akan mendukung semua beban yang bekerja pada jembatan kemudian meneruskannya ke struktur bawah jembatan.
Terkait adanya informasi bahwa pekerjaan jembatan di Desa Muara Orie, kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalsel itu tidak ada pekerjaan kurang lebih dua bulan, pihak pelaksana proyek mengatakan hal tersebut terkait termin.
"Itu menunggu termin, termin kesatu," ungkapnya.
Budi meyakinkan pekerjaan itu bisa terkejar (tepat waktu).
"Kalau gindernya sudah terpasang progres pejerjaan akan terangkat," ujarnya.
Proyek dari Dinas PUPR Kotabaru ini dikerjakan Cv Zavira Agung dengan anggaran Rp3,9 miliar, sedang waktu pelaksanaan pekerjaan hingga 14 November 2024. (rls/red)

Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0
Berita Kotabaru














