- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Budi, Kontraktor Pelaksana Jembatan Muara Orie Hampang : Pekerjaan Bisa Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Proyek jembatan di Desa Muara Orie, KecaHqmoang, Kotabaru, Rabu (2/10/24)
Borneopos.com, Kotabaru - "Yang sudah terpasang, abutment dan parapet, saat itu di lokasi, pekerja sedang pabrikasi (membuat) bagesting," ujar pelaksana proyek di lokasi, Budi ketika dikonfirmasi, Rabu (2/10/2024).
Baca Lainnya :
- Seberangi Lautan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Kukuhkan Kades Dan BPD Di Kelumpang Selatan0
- Bupati Kotabaru Saat Kukuhkan Kades dan BPD Di Sungai Durian : Terus Berkontribusi Membangunan Desa0
Abutment adalah bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar, pilar jembatan.
Parapet jembatan adalah pembatas keselamatan yang dipasang di tepi jembatan untuk melindungi kendaraan dan pejalan kaki.
"Ini sedang persiapan bagesting untuk plat, Sementara girder dalam perjalanan dari Bogor. Paling sepuluh hari perjalanan sudah sampai sini," katanya.
Girder atau gelagar jembatan merupakan balok yang akan mendukung semua beban yang bekerja pada jembatan kemudian meneruskannya ke struktur bawah jembatan.
Terkait adanya informasi bahwa pekerjaan jembatan di Desa Muara Orie, kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalsel itu tidak ada pekerjaan kurang lebih dua bulan, pihak pelaksana proyek mengatakan hal tersebut terkait termin.
"Itu menunggu termin, termin kesatu," ungkapnya.
Budi meyakinkan pekerjaan itu bisa terkejar (tepat waktu).
"Kalau gindernya sudah terpasang progres pejerjaan akan terangkat," ujarnya.
Proyek dari Dinas PUPR Kotabaru ini dikerjakan Cv Zavira Agung dengan anggaran Rp3,9 miliar, sedang waktu pelaksanaan pekerjaan hingga 14 November 2024. (rls/red)

Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0














