- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Ngarang Cerita Jadi Korban Begal 18 Juta Rupiah, FMA Kurir Shoope Express Kotabaru Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar : Tim Polres Kotabaru saat melakukan penyelidikan, Jumat [15/11/24]
KOTABARU, BORNEOPOS.COM -- FMA warga Desa Semayap yang bekerja sebagai kurir Shoope Express Kotabaru harus berurusan dengan Polisi, lantaran merekayasa kejadian begal dengan mengaku menjadi korban pada Jumat [15/11/2024] sekira jam 18.30 Wita di Ds.Gunug Sari dengan pelaku 2 orang menggunakan ranmor R2 membawa senjata tajam jenis parang.
Baca Lainnya :
- Dukung Kelancaran Deklarasi Pilkada Damai 2024, Polres Kotabaru Lakukan Rekayasa Lalin0
- Kaltara Deklarasi Pilkada Damai 20240
Kejadian berawal FMA melaporkan bahwa dirinya menjadi korban begal dengan kerugian uang tunai hasil COD Shoope Express sebesar Rp.18 juta rupiah.
Menurut FMA, saat itu ia menyimpan uang COD Shoope Express didalam tas yang di rampas para pelaku, hingga ia mengalami luka lecet di lengan kirinya yang di akui pelapor terkena sabetan parang milik pelaku dan kejadian tersebut langsung viral di Media Sosial Masyarakat Kotabaru.
Menindak lanjuti kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP M.Taufan Maulana, S.Tr.K,S.I.K. Memerintahkan Tim Macan Bamega bersama Kanit Res Polsek P.L.Utara untuk respon cepat melakukan penyelidikan terhadap Kejadian tersebut.
Setelah melakukan Cek TKP kemudian memeriksa saksi serta melakukan Introgasi mendalam terhadap pelapor An.F.M.A di dapati bahwa kejadian begal tersebut merupakan sebuah Rekayasa.
F.M.A mengakui bahwa dirinya melakukan perbuatan tersebut lantaran uang Hasil COD Shoope Exprees yang seharusnya di setorkan sudah di pakai untuk keperluan pribadi dan rencananya akan di gunakan Lagi Untuk membayar cicilan Srd.F.M.A.
Tim juga mengamankan barang bukti berupa tas yang berisi uang COD yg di Klaim Sdr.F.M.A diambil para pelaku begal di mana tas berisi uang COD tersebut sudah disimpan sebelumnya dirumah orang tuanya sebelum melakukan aksinya.
Saat Ini terduga pelaku F.M.A telah diamankan di Polres Kotabaru untuk proses hukum lebih lanjut dan diancam dengan pasal 374 KUHP Sub Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.
Atas kejadian ini, Polres Kotabaru mengimbau masyarakat Kotabaru agar tetap tenang dan tidak takut dalam beraktivitas seperti biasa serta tetap waspada dari aksi Kejahatan. (Humas Polres Kotabaru).
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Hukum & Kriminal














