- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Ketua TP-PKK Kotabaru Pimpin Rakor PK2D, Desa Sampanahan di Tetapkan Jadi Tempat Penilaian

Keterangan Gambar : Ketua TP-PKK Kotabaru, SuNy. Suci Anisa Rusli saat memimpin rakor PK2D Tahun 2025, Rabu (16/7/2025).
Kotabaru, Borneopos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2025, Rabu (16/7/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Kolaborasi Lantai III Bapperida Kotabaru, dihadiri lintas perangkat daerah, instansi, dan tokoh masyarakat terkait.
Baca Lainnya :
- PSDKU ULM Siap Mulai Perkuliahan TA 2025/2026 di Kotabaru0
- Mengenal Wisata Religi Bumi Saijaan : Makam Raja Pulau Laut0
Desa Sampanahan, Kecamatan Sampanahan, ditetapkan sebagai salah satu lokus penilaian Program Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025. Penetapan ini berdasarkan kondisi Indeks Kualitas Keluarga (IKK) yang masih berada di bawah standar rata-rata. Rakor ini menjadi langkah awal memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan dan meningkatkan sinergi berbagai pihak dalam upaya perbaikan kualitas keluarga.
Sambutan pembukaan disampaikan oleh Ketua TP PKK Kotabaru, Ny. Suci Anisa Rusli, yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan karakter bangsa. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi upaya konkret agar keluarga di desa benar-benar memperhatikan aspek penting seperti lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan ekonomi.
Sementara itu, sambutan resmi Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saprudin, AP., M.AP, yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP. Dalam sambutannya disebutkan bahwa peningkatan kualitas keluarga di Desa Sampanahan mengacu pada Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 100 Tahun 2019, yang mendorong pembangunan masyarakat secara swadaya dan gotong royong.

Berbagai indikator keluarga di desa tersebut masih perlu ditingkatkan, antara lain:
- Banyak pasangan belum memiliki buku nikah;
- Anak usia 0–17 tahun belum memiliki akta kelahiran;
- Anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan;
- Anak usia sekolah mengalami putus sekolah;
- Masih terjadi pernikahan anak dan kekerasan dalam rumah tangga.
Untuk itu, lintas sektor turut dilibatkan dalam rakor, termasuk Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas Sosial, Dinas Perkim, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, TP PKK, serta lembaga desa dan swasta. Program-program strategis yang akan dilaksanakan meliputi:
- Pembinaan Posyandu, penyuluhan kesehatan, penanganan stunting;
- Pelatihan keterampilan dan pembentukan kelompok ketahanan keluarga;
- Bedah rumah melalui bantuan Aladin;
- Penguatan ekonomi melalui UP2K, bantuan usaha, dan pengemasan P-IRT;
- Pemenuhan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta lahir;
- Sosialisasi ketahanan pangan dan gizi, serta bantuan benih ikan dan bibit tanaman.
Pemerintah berharap kegiatan ini mampu melahirkan inovasi dan solusi nyata dalam menyelesaikan persoalan keluarga, serta menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun keluarga tangguh, mandiri, dan berkualitas di Kotabaru.
Rakor secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra mewakili Sekretaris Daerah, dengan harapan seluruh stakeholder dapat terus bersinergi demi capaian PK2D yang optimal.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0














