- Ratusan Pekerja Tambang PT. Hilcon Padati Siring Laut, Menunggu Jaswal RDP di DPRD Kotabaru
- Ambin Demokrasi | Penertiban Baliho, *JANGAN SAMUNYAAN DITAGUK*
- Aksi Nyata Indocement Tarjun Cetak Generasi Sehat Dengan Cegah Stunting di Kelumpang Hilir
- Percepat TLHP, Inspektorat Kotabaru Luncurkan Aplikasi E-Hebat
- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
- Suwanti Janjikan RDP ke Pekerja Tambang Soal PT. Hilcon Yang Belum Bayar Gaji
- PT. Hilcon Tak Bayar Gaji Karyawan, Puluhan Pekerja Mengadu ke DPRD Kotabaru
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
Ketua Aliansi Wartawan Saijaan, Apresiasi BPBD Usai Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana

Keterangan Gambar : Pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, Kamis (16/01/25).
Kotabaru, Borneo Pos – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengadakan pelatihan khusus bagi awak media untuk meningkatkan kapasitas dalam pencegahan dan mitigasi bencana. Kegiatan ini diadakan di aula lantai 2 kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbigan, pada Kamis, (16/1/2025), dengan dihadiri oleh pejabat setempat dan awak media dari berbagai organisasi seperti AWAS, PWI, JMSI, IJTI.
Baca Lainnya :
- HUT SP ITP Tarjun ke-23, Pesan Hatijah : Jaga Soliditas Dan Kebersamaan0
- Perkuat Sinergitas, Propam Polres Samosir Anjangsana Ke Koramil 03 Pangururan0
Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Minggu Basuki, M. AP, yang membacakan sambutan tertulis dari Bupati Kotabaru, menekankan pentingnya pelatihan tersebut dalam mempersiapkan awak media dalam melaporkan dan menghadapi situasi bencana.
“Saya atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi kepada BPBD Kabupaten Kotabaru atas penyelenggaraan kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang konsep dasar dan teori mitigasi bencana serta memperkuat kapasitas kita dalam menghadapi bencana,” ujar Minggu Basuki.
Ia menambahkan bahwa, mengingat geografis Kabupaten Kotabaru yang rawan bencana seperti tanah longsor dan banjir, pelatihan ini sangat krusial untuk dilakukan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu para peserta memahami tindakan preventif yang perlu dilakukan serta cara mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi,” lanjutnya.
Ketua Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS), Ronal, menyatakan, “Pelatihan ini sangat penting, terutama karena kami, sebagai awak media, memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat saat terjadi bencana. Kami berterima kasih kepada BPBD yang telah memberikan pemahaman mendalam tentang mitigasi bencana, yang memungkinkan kami berkontribusi lebih efektif dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di daerah kami.” tutupnya.
Untuk diketahui, pada pelatihan tersebut, peserta di minta melakukan simulasi gempa bumi. Awalnya instruktur membunyikan tanda bahaya gempa bumi, lalu para jurnalis mengamankan diri masing-masing dengan bersembunyi di bawah meja atau dekat tiang bangunan, setelah goncangan gempa selesai, peserta diarahkan untuk berkumpul ditempat evakuasi yang sudah di tentukan sembari menghitung jumlah peserta, kalau-kalau masih ada yang tertinggal. (red)


Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250





4.jpg)






