- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
- GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel Jangan Pandang Bulu Soal Kasus Dugaan Korupsi Kepala BKSDA
- Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Demo di DPRD Kalsel
Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik Jalan Protokol Kotabaru Banjir Lagi!

Keterangan Gambar : Jalan protokol didepan rumah kemasan Kotabaru, dipenuhi air hujan, Selasa (27/8/24)
Borneopos.com, Kotabaru - Hujan Lebat yang melanda Pulau Laut Utara pada Selasa (27/8/24) sekira jam 22.30 wita membuat beberapa ruas jalan protokol di Pulau Laut Utara Banjir.
Baca Lainnya :
- Diduga Ada Persoalan Pada Laporan Penjualan, Akankah Dirut PT. Baramarta Jadi Tersangka ? 0
- PT. Indocement Ajak Jurnalis Kotabaru Tanam Pohon Di Bukit Mamake Sekaligus Media Gathering0
Salah satu yang titik yang mengalami genangan di jalan raya cukup tinggi adalah di area depan bangunan rumah kemasan., Jl. H.H.Basri Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Air yang tergenang di jalan protokol hampir setara tingginya dengan pembatasan (median) jalan.
Akibat tingginya genangan air mengakibatkan para pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor harus ekstra hari-hati.
Kejadian banjirnya jalan protokol ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi.
Menurut salah satu warga yang tak mau namanya disebut mengatakan bahwa genangan ini terjadi karena ada pembatasan jalan dan saluran drainase mampet.

"Saluran drainase/parit mampet atau kotor, makanya air lari kejalan serta adanya pembatas jalan yang menghambat aliran air," ucapnya.
Selanjutnya, warga ini mengeluhkan kondisi ini terus terjadi secara berulang.
"Kami tak tau harus kemana lagi mengadu, Dinas terkait sepertinya tak bisa lagi di harapkan," keluhnya. (red)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0











