Bukit Mamake, Tempat Nyaman Nikmati Sunset di Kotabaru

Reported By Pimred Borneo Pos 06 Sep 2026, 22:42:40 WIB Kotabaru
Bukit Mamake, Tempat Nyaman Nikmati Sunset di Kotabaru

Keterangan Gambar : Pengunjung bukit Mamake saat menikmati sunset, Minggu (6/9/2026).




Kotabaru, Borneopos.com  -  Bukit Mamake menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan panorama laut dari ketinggian serta suasana yang sejuk. Berlokasi di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, kawasan ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam, terutama pada sore hingga malam hari.


Baca Lainnya :

Bukit Mamake berada dalam kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Jasa Lingkungan Mutiara Sarang Tiung. Kawasan tersebut juga mencakup Bukit Bapake. Dari pusat Kota Kotabaru, lokasi wisata ini berjarak sekitar 15 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dalam waktu kurang lebih 30 menit.


Ketua KUPS Jasa Lingkungan Mutiara Sarang Tiung, Budi Santoso, mengatakan Bukit Mamake memiliki daya tarik utama karena berada di ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut (MDPL). Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang terbentang luas hingga 270 derajat.


Dari Bukit Mamake kita bisa melihat 270 derajat pemandangan laut. Kalau malam hari kita bisa melihat aktivitas nelayan, bagang dan penggancang, itu seperti bintang di laut,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).


Selain panorama laut, udara yang nyaman juga menjadi daya tarik tersendiri. Pada malam hari, udara di kawasan tersebut tidak terlalu dingin meskipun angin cukup kencang. Sementara pada siang hari, suasana tetap terasa segar sehingga pengunjung dapat menikmati waktu dengan nyaman.


Kunjungan wisatawan biasanya meningkat saat akhir pekan, hari libur, dan hari-hari besar. Bukit Mamake juga memiliki agenda tahunan berupa kejuaraan paralayang yang masih rutin dilaksanakan hingga saat ini.




Dari sisi fasilitas, Budi mengatakan kawasan wisata tersebut telah menyediakan area untuk camping. Namun, penginapan masih menjadi salah satu fasilitas yang belum tersedia dan cukup sering ditanyakan oleh pengunjung. Sementara untuk lahan parkir, kondisinya masih tergolong aman, termasuk ketika jumlah wisatawan meningkat pada momen tertentu.


Yang sering ditanyakan pengunjung itu penginapan. Memang kita belum ada. Kalau camping, kita sudah ada,” jelasnya.


Budi berharap Bukit Mamake dapat terus berkembang dan semakin dikenal oleh wisatawan, termasuk dari luar negeri. Ia juga berharap pemerintah terus memberikan dukungan melalui pengembangan fasilitas dan penambahan wahana agar wisatawan memiliki semakin banyak pilihan kegiatan saat berkunjung.


“Harapan kami pemerintah tetap mendukung dan ada penambahan-penambahan wahana supaya pengunjung lebih tertarik dan tidak bosan ke Mamake,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris KUPS Jasa Lingkungan, Sainudin, menjelaskan bahwa Bukit Mamake dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 00.00 WITA. Waktu kunjungan yang biasanya paling ramai adalah Sabtu dan Minggu.


Untuk tiket masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp9.000 per orang. Setelah ditambah biaya asuransi sebesar Rp1.000, total tarif yang dibayarkan menjadi Rp10.000 per orang. Tarif tersebut berlaku sama setiap hari dan tidak dibedakan berdasarkan kendaraan.


Untuk satu orang Rp9.000, ditambah asuransi Rp1.000, jadi Rp10.000 per orang,” ujar Sainudin.


Menurut Sainudin, salah satu kegiatan tahunan yang turut menarik pengunjung adalah event perahu layang dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kotabaru. Selain itu, suasana sore dengan pemandangan sunset hingga suasana malam menjadi waktu yang banyak dinikmati wisatawan.


Salah seorang pengunjung, Hikmah, mengaku menikmati suasana Bukit Mamake karena pemandangan yang ditawarkan berbeda dari tempat wisata lainnya. Ia terutama menyukai suasana sore ketika dapat melihat laut dari ketinggian sambil menikmati udara yang sejuk.


“Yang paling menarik menurut saya pemandangannya. Dari atas bukit lautnya kelihatan luas, apalagi kalau sore. Suasananya juga nyaman untuk bersantai dan menikmati sunset,” ujar Hikmah.


Hikmah berharap fasilitas di Bukit Mamake dapat terus ditingkatkan tanpa menghilangkan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.


“Semoga fasilitasnya semakin ditingkatkan dan ada wahana baru, tetapi keindahan alamnya tetap dijaga. Jadi pengunjung semakin nyaman dan tertarik untuk datang kembali,” pungkasnya. (red/paridah).




Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment