- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Antisipasi Kebakaran Rumah Tangga, Satpol PP dan Damkar Latih Puluhan Jemaat Gereja GPIB Kotabaru

Keterangan Gambar : Suasana pelatihan tanggap kebakaran rumah tangga di Aula serba guna GPIB Jemaat Immanuel Kotabaru
Kotabaru, Borneopos.com - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotabaru menggelar pelatihan tanggap kebakaran rumah tangga di Gedung Serbaguna GPIB Immanuel, Sabtu (05/09/2026). Kegiatan tersebut diikuti 60 peserta, terdiri dari 30 orang dewasa dan 30 anak-anak.
Baca Lainnya :
- Perkuat Identitas Daerah, Disparpora Kotabaru Pelopori Penggunaan Syal dan Laung Saijaan0
- Obyek Wisata Siring Laut Kotabaru Jadi Saksi Pagelaran Sastra Simponi Kemerdekaan0
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hj. Gusti Rahmyati, S.H., mengatakan kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan rumah tangga.
"Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan rumah tangga. Berbagai aktivitas sehari-hari, seperti memasak, penggunaan listrik dan kompor gas, apabila kita tidak berhati-hati dalam penggunaannya dapat berpotensi menimbulkan kebakaran," ujarnya, Sabtu (05/09/2026)

Gusti Rahmyati juga mengatakan, kebakaran juga sering terjadi akibat kelalaian manusia. Karena itu, peserta diberikan pemahaman mengenai segitiga api yang terdiri dari panas, bahan bakar, dan oksigen sebagai tiga unsur yang dapat memicu terjadinya api.
Selain itu, peserta diberikan pengetahuan mengenai bahaya asap kebakaran dan gas beracun yang dapat mengganggu kesehatan. Pelatihan juga membahas prinsip 3 Aman dalam menyelamatkan korban, yakni aman diri, aman lingkungan, dan aman korban.
"Diharapkan masyarakat dapat memahami penyebab terjadinya kebakaran, mengetahui langkah-langkah pencegahan, dan mampu melakukan tindakan awal apabila terjadi kebakaran, serta memahami penggunaan alat pemadam kebakaran sederhana secara cepat, tepat dan aman," pungkas Gusti Rahmyati.
Mengakhiri penjelasanya,Gusti Rahmyati menekankan bahwa pelatihan tanggap kebakaran di lingkup rumah tangga melalui Satpol PP dan Damkar Kotabaru ini bertujuan memberikan pengetahuan, membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan masyarakat dalam melindungi diri, keluarga, serta lingkungan sebagai bentuk pencegahan kebakaran.

Ditempat yang sama, ketua II, Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) Immanuel Kotabaru, Ronal Sitompul menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada tim dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kotabaru yang telah memberikan pelatihan.
"Kami atas nama Jemaat Immanuel Kotabaru menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah daerah, secara khusus tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran yang telah bersedia melatih jemaat kami dalam tanggap kebakaran rumah tangga," ucap Ronal.
Lebih jauh, Ronal berharap pelatihan tanggap kebakaran rumah tangga seperti ini bisa dilaksanakan kembali tahun 2027, dan pesertanya kategori anak. (red/ali)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












