- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Sebuku Coal Group Konsisten Dampingi Petani di Desa Megasari, Laos Jadi Sumber Cuan Signifikan

Keterangan Gambar : Tim CSR Sebuku Coal Group saat mendampingi petani panen laos di Desa Megasari Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Program pemberdayaan pertanian yang dijalankan CSR Sebuku Coal Group terus menunjukkan hasil positif. Pada Minggu (4/1), Kelompok Tani Megasari Jaya melaksanakan panen rutin laos di Desa Megasari dengan hasil mencapai 10 hingga 20 kilogram setiap minggunya.
Baca Lainnya :
- 2026, Disdag Kalsel Fokus Peningkatan Ekspor dan Perluas Akses Pasar Luar Negeri0
- Tarik Minat Wisatawan, Pengelola Wisata Tumpang Dua Gelar Pertunjukan Reog dan Kuda Lumping0
Kegiatan panen ini turut diikuti oleh Akhdiat dan Ali Akbar selaku tim CSR Sebuku Coal Group. Kehadiran tim CSR bertujuan untuk melihat langsung progres serta perkembangan usaha pertanian yang telah dijalankan oleh kelompok tani selama ini.
Para anggota kelompok menyampaikan bahwa hasil panen laos tersebut dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per kilogram, sehingga dalam sebulan kegiatan ini mampu memberikan tambahan pemasukan yang cukup signifikan bagi para anggota.
“Alhamdulillah, setiap minggu kami bisa panen sekitar 10 sampai 20 kilogram. Hasilnya kami jual dan ini sangat membantu ekonomi keluarga,” ungkap salah satu anggota Kelompok Tani Megasari Jaya.
Program budidaya laos ini menjadi salah satu contoh hasil pertanian warga dan selanjutnya secara berkelanjutan menerima pendampingan CSR Sebuku Coal Group terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa binaan, khususnya melalui penguatan sektor pertanian berbasis potensi lokal.(*)
Baca Lainnya :
- Opini | UMKM Mama Khas Banjar MEMILIH MATI0
- Pameran Kepariwisataan dan UMKM Kotabaru di Q-Mall Berlangsung Meriah, Evy: Ini Langkah Strategis0













