- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
- GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel Jangan Pandang Bulu Soal Kasus Dugaan Korupsi Kepala BKSDA
- Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Demo di DPRD Kalsel
Salah Tempat, Rencana Gudang Genset Yang Sempat Dibangun Ini Akan Di Bongkar

Keterangan Gambar : Konstruksi bangunan gudang genset yang terlanjur dibangun dan akan di bongkar karena salah tempat
Borneopos.com, Kotabaru - "Bangunannya digeser ke belakang. Cat warna kuning," demikian terkonfirmasi dari Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Sony Tua Halomoan, Kamis (15/8/2024).
Baca Lainnya :
- Telan Anggaran 1,1 Milyar, Proyek Penataan Garasi Dan Workshop Di Siring Laut Mulai Berjalan0
- Bupati Kotabaru Hadiri Pesta Laut Pulau Manti0
Pantauan media ini dilapangan, tampak ada konstruksi bangunan setengah jadi yang terdiri dari pondasi dan 11 tiang "seolah" mangrak di samping kiri eks Wisma Saijaan
Beberapa awak media mencoba mencari informasi kepada PPTK Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, terkait banguan yang "seolah" mangkrak itu, Dian Lasmono, mengatakan "bangunan rumah genset (power house) untuk menyuplai listrik air mancur Siring Laut itu dikerjakan dari tanggal 28 Maret hingga 11 Juni 2024," ungkapnya, Kamis (15/8/2024) di kantornya.

Lebih jauh Dian mengatakan bahwa bangunan yang diperuntukkan untuk tempat genset yang menyuplai listrik air mancur Siring Laut angarannya sebesar Rp 2 M, dan proyek itu sudah selesai dikerjakan, paketnya terdiri dari bangunan berikut genset dan kabel instalasinya.
saat di tanya kenapa bangunan yang awalnya di samping eks Wisma Saijaan itu digeser?
"Karena ada pertimbangan Wisma Saijaan nanti diperlukan lahan parkir yang luas akhirnya bangunan itu dimundurkan," jawab Dian
Dijelaskan Dian lagi, bangunan sudah terlanjur dibangun yang otomatis sudah memakan biaya, nanti pembongkarannya ditanggung oleh kontraktor.
"Pembongkaran masih menunggu pemeriksaan terlebih dahulu," pungkasnya. (rls/red)

Baca Lainnya :
- Telan Anggaran 1,1 Milyar, Proyek Penataan Garasi Dan Workshop Di Siring Laut Mulai Berjalan0
- Disparpora Kotabaru Gelar Bimtek dan Pendampingan Ekonomi Kreatif0











