- Gegara Ucapan *Bau Kentut* MD Tusuk Kepala Temannya Pakai Sangkur
- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- BPSDMD Kalsel Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi Level-1 Pengadaan Barang dan Jasa
- Museum Lambung Mangkurat Gelar Pekan Cinta Museum 2026, Perkuat Edukasi Sejarah dan Budaya
- Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jaga Keamanan Daerah
- Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik
- Diskominfo Kalsel Optimalkan Anggaran 2027, Fokus Jaga Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital
- Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah
- Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Pangan, Pelaku Usaha PSAT Didorong Kantongi Sertifikasi
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
Revitalisasi Pasar Kotabaru Senilai 154 M Tertunda, Dampak Efisiensi Anggaran

Keterangan Gambar : Pasar Kotabaru, Selasa (25/3/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - "Hasil konsultasi kami dengan kementrian PUPR Dirjen Cipta Karya, pada awal Maret 2025 bahwa Revitalisasi pasar kemakmuran Kotabaru, dengan pagu 154 M yang rencananya akan di kerjakan pada Tahun 2025 masih belum bisa di kerjakan," ucap Hardhani, Kepala Diskoperindag Kotabaru, Senin (24/3/2025) di perkantoran Bupati Sebelimbingan.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Gelar Safari Ramadhan di Kelumpang Barat Sekaligus Beri Bantuan 0
- Pemkab kotabaru sukses gelar lomba IMTAQ0
Ia menjelaskan, bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya mengatakan bahwa penundaan pelaksanaan revitalisasi pasar kemakmuran Kotabaru karena keterbatasan anggaran.
Pemangkasan anggaran, lanjut Hardhani yang cukup besar di Kementerian PUPR mengakibatkan 5 pasar tradisional yang rencananya akan di Revitalisasi pada 2025 ini mengalami penundaan hingga waktu yang belum bisa di tentukan.
"Informasi dari tenaga tehnis Dirjen Cipta Karya saat berdiskusi dengan kami di kantor kementrian, bahwa belanja di Kementrian PUPR yang sebelumnya lebih 100 Triliun, karena adanya pemangkasan (Re-focusing) mengalami koreksi hingga tersisa 40 Triliun," ucap Hardhani.
Hardhani menjelaskan bahwa Diskoperindag Kotabaru juga mendapat informasi bahwa Kementerian Perdagangan sudah bersurat ke Kementrian PUPR terkait pelaksanaan kegiatan revitalisasi pasar Kemakmuran, namun karena adanya pemangkasan anggaran maka pelaksanaan ditunda.

Tapi kami optimis, beber Hardhani, revitalisasi pasar Kemakmuran Kotabaru ini pasti terlaksana, namun waktunya yang belum pasti, jadi kami mohon doanya, agar kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat ini bisa direalisasikan pemerintah pusat.
Untuk diketahui, terang Hardhani, konsep revitalisasi yang akan dilaksnakan pada pasar kemakmuran adalah menjadikan pasar tradisional menjadi pasar modern.
"Akan ada berbagai fasilitas yang disediakan antara lain pasar basah dan pasar kering, ada Ruang Terbuka Hijau (RTH), ada tempat kuliner, ada tempat berkumpul, ada dermaga, ada lokasi parkir yang bagus," jelasnya.
Terkait dengan lokasi-lokasi yang akan di perbaiki Hardani menyebut bahwa pasar loteng (pasar tingkat) blok B dan F itu tidak akan terganggu, yang akan di perbaiki adalah pasar subuh, pasar ikan, dan sekitarnya.
"Jadi untuk pasar Blok B dan F, itu tetap dan tidak terganggu," tutup Hardhani.(red)




Baca Lainnya :
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0













