- BBM Subsidi Untuk Warga Yang Barhak, Lapor Ke BPH MIGAS, 0812 3000 0136 Jika Ada Pelanggaran!
- Abu Suwandi Terima Masukan Kader HMI, Janji Bawa Usulan Ke Gedung DPRD Kotabaru
- Nahkodai KNPI Kalsel, Andi Rustianto Terima Dukungan Dari Wamen PDT dan Ketua DPRD Kalsel
- Komisi II DPR RI Sampaikan Selamat Kepada Andi Rustianto, Ketua Terpilih DPD KNPI Kalsel 2026-2029
- KNPI Kalsel Akan Gelar Diskusi dan Bedah Film *Pesta Babi*
- Wali Kota Cup Muaythai Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda di HUT ke-500 Banjarmasin
- Mutasi Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Gantikan Brigjen Pol Golkar Pang
- Bupati Kotabaru Hadiri Tabligh Akbar Haul ke-6 H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bumbu
- Calon Jamaah Haji Kotabaru Masuk Asrama Banjarbaru, Siap Bertolak ke Tanah Suci
- Goweser Banua Antusias Ikuti MTB Fun Enduro Dispora Kalsel
Revitalisasi Pasar Kotabaru Senilai 154 M Tertunda, Dampak Efisiensi Anggaran

Keterangan Gambar : Pasar Kotabaru, Selasa (25/3/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - "Hasil konsultasi kami dengan kementrian PUPR Dirjen Cipta Karya, pada awal Maret 2025 bahwa Revitalisasi pasar kemakmuran Kotabaru, dengan pagu 154 M yang rencananya akan di kerjakan pada Tahun 2025 masih belum bisa di kerjakan," ucap Hardhani, Kepala Diskoperindag Kotabaru, Senin (24/3/2025) di perkantoran Bupati Sebelimbingan.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Gelar Safari Ramadhan di Kelumpang Barat Sekaligus Beri Bantuan 0
- Pemkab kotabaru sukses gelar lomba IMTAQ0
Ia menjelaskan, bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya mengatakan bahwa penundaan pelaksanaan revitalisasi pasar kemakmuran Kotabaru karena keterbatasan anggaran.
Pemangkasan anggaran, lanjut Hardhani yang cukup besar di Kementerian PUPR mengakibatkan 5 pasar tradisional yang rencananya akan di Revitalisasi pada 2025 ini mengalami penundaan hingga waktu yang belum bisa di tentukan.
"Informasi dari tenaga tehnis Dirjen Cipta Karya saat berdiskusi dengan kami di kantor kementrian, bahwa belanja di Kementrian PUPR yang sebelumnya lebih 100 Triliun, karena adanya pemangkasan (Re-focusing) mengalami koreksi hingga tersisa 40 Triliun," ucap Hardhani.
Hardhani menjelaskan bahwa Diskoperindag Kotabaru juga mendapat informasi bahwa Kementerian Perdagangan sudah bersurat ke Kementrian PUPR terkait pelaksanaan kegiatan revitalisasi pasar Kemakmuran, namun karena adanya pemangkasan anggaran maka pelaksanaan ditunda.

Tapi kami optimis, beber Hardhani, revitalisasi pasar Kemakmuran Kotabaru ini pasti terlaksana, namun waktunya yang belum pasti, jadi kami mohon doanya, agar kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat ini bisa direalisasikan pemerintah pusat.
Untuk diketahui, terang Hardhani, konsep revitalisasi yang akan dilaksnakan pada pasar kemakmuran adalah menjadikan pasar tradisional menjadi pasar modern.
"Akan ada berbagai fasilitas yang disediakan antara lain pasar basah dan pasar kering, ada Ruang Terbuka Hijau (RTH), ada tempat kuliner, ada tempat berkumpul, ada dermaga, ada lokasi parkir yang bagus," jelasnya.
Terkait dengan lokasi-lokasi yang akan di perbaiki Hardani menyebut bahwa pasar loteng (pasar tingkat) blok B dan F itu tidak akan terganggu, yang akan di perbaiki adalah pasar subuh, pasar ikan, dan sekitarnya.
"Jadi untuk pasar Blok B dan F, itu tetap dan tidak terganggu," tutup Hardhani.(red)




Baca Lainnya :
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0













