- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Polsek Samarinda Ulu Amankan AWL Terduga Pelaku Penggelapan

Keterangan Gambar : Terduga pelaku, inisial AWL
SAMARINDA, BORNEOPOS.COM - Reskrim Polsek Samarinda Ulu berhasil ungkapan tindak pidana penggelapan yang terjadi di Jl. A.W.Syahrani Gg. Wangi Kel. Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (02/11/24) dengan terduga pelaku inisial AWL.
Baca Lainnya :
- PT. STC Hibahkan Gedung Auditorium Kepada Polda Kalsel0
- Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir Gelar Sosialisasi Penumbuhan Poktan Penangkar Kopi0
Kejadian bermula, pada hari Rabu tanggal 02 Oktober 2024 sekitar pukul 15.00 WITA di Jl. A.W.Syahrani Gg. Wangi Kelurahan Air Hitam Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda korban melakukan pertemuan di Cafe Masyarakat Kopi yang berada di Jl. Wijaya Kesuma Kel. Air Putih dengan pelaku untuk menindak lanjuti tentang pekerjaan usaha jual beli sembako yang terdiri dari Ikan sarden kaleng merk ABC , Susu Bubuk Kotak Merk SGM, Popok Bayi Merk Merries, Dan Sirup Botol Merk Marjan.
Saat itu, Pelaku meminta biaya pembelanjaan kepada korban yang mana kemudian korban mentransfer via M-Banking Bank BCA ke rek Bank BCA An. Pelaku pada tanggal 02 Oktober 2024 sekitar pukul 16.25 WITA sebesar Rp 12.000.000,- (Dua Belas Juta Rupiah ) dan Hari Kamis Tanggal 03 Oktober 2024 sekira pukul 14 39 WITA pelaku meminta korban untuk mentransfer kembali biaya pembelanjaan sembako via M-Banking Bank BCA ke rekening Mandiri An. Era Mart dengan jumlah sebesar Rp 20.000.000,-(Dua puluh juta rupiah) setelah itu pelaku meminta kembali pelunasan pembelanjaan ke Era Mart sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) di hari yang sama.
Selanjutnya, pada tanggal 08 Oktober 2024 sekitar pukul 14.00 WITA pelaku menjanjikan hasil dari sirup botol Merk Marjan dengan jumlah 250 ( dua ratus lima puluh ) dus.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 42.000.000,-(empat puluh dua juta rupiah) dan melaporkan ke Polsek Samarinda Ulu untuk di proses lebih lanjut.
Atas dasar informasi tersebut unit Opsnal Reskrim Polsek Samarinda Ulu mengamankan pelaku yaitu AWL pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2024 sekira pukul 16.30 WITA di Jl. Ramania 1 Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu.
barang bukti berupa tiga lembar rekening koran Bank BCA, Satu Bukti Order Barang.
Atas tindakannya tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan diamankan di Polsek Samarinda Ulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (ril/saiful)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita KALTIM














