- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Pemkab Kotabaru Dorong Inovasi Daerah Lewat Bimtek dan Launching INOTEKDA 2026

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah sekaligus launching aplikasi INOTEKDA (Inovasi dan Teknologi Daerah), Kamis (23/4/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah sekaligus launching aplikasi INOTEKDA (Inovasi dan Teknologi Daerah), Kamis (23/4/2026).
Baca Lainnya :
- Ancaman Siber Kian Kompleks, BSSN Dorong Masyarakat Jadi Garda Keamanan Digital0
- Menaker: RUU PPRT Perkuat Pelindungan Bagi Pekerja Rumah Tangga0
Kegiatan yang berlangsung Aula Manuntung Bapperida Lantai III Kotabaru ini diikuti oleh perwakilan SKPD, camat, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Kotabaru. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam menciptakan serta mengelola inovasi yang berdampak langsung pada pelayanan publik.
Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Zainal Arifin, yang mewakili Sekretaris Daerah. Ia menegaskan bahwa inovasi merupakan kewajiban bagi setiap perangkat daerah.
“Inovasi menjadi bagian penting dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan publik. Setiap SKPD dan kecamatan diharapkan mampu menghadirkan minimal satu inovasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak berhenti pada saat pelatihan saja, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah narasumber, di antaranya dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jerry Walo. Selain itu, narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Indra Abdillah, juga memberikan pemaparan terkait penguatan inovasi di daerah.
Sementara itu, kegiatan juga dipandu oleh moderator yang merupakan Sekretaris Bapperida Kotabaru, Muhammad Zuhriansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Bapperida juga meluncurkan aplikasi INOTEKDA sebagai wadah pengelolaan dan pendataan inovasi daerah. Aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala seperti kurangnya standarisasi dan dokumentasi inovasi.
Berdasarkan data yang disampaikan, pada tahun 2025 Kabupaten Kotabaru mencatatkan sembilan inovasi yang masuk dalam penilaian. Meski jumlahnya masih terbatas, kualitas inovasi dinilai cukup baik. Namun demikian, peningkatan jumlah inovasi tetap menjadi target ke depan.
“Kita memiliki banyak potensi inovasi, hanya saja belum terdokumentasi dengan baik. Melalui INOTEKDA, diharapkan seluruh inovasi dapat terdata dan dikembangkan,” ungkap narasumber.
Pemkab Kotabaru menargetkan peningkatan jumlah inovasi di tahun 2026 dengan mendorong setiap perangkat daerah aktif berpartisipasi, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat provinsi maupun nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan pemaparan materi sebagai referensi bagi peserta dalam mengembangkan inovasi di lingkungan kerja masing-masing.(red/ril)





Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












