- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
- GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel Jangan Pandang Bulu Soal Kasus Dugaan Korupsi Kepala BKSDA
- Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Demo di DPRD Kalsel
Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas

Keterangan Gambar : Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas
Kotabaru, Borneopos.com - Perhatian serius terhadap kondisi generasi muda di Kabupaten Kotabaru kembali disuarakan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif, bahaya bullying dan kehidupan bebas yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui Bidang Kepemudaan, Jumat (22/5/2026), di Gedung Mahligai Pemuda.
Baca Lainnya :
- Disparpora Kotabaru Gandeng Stakeholder, Cegah Kaum Muda Salahgunakan Narkoba0
- Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Strategi Komunikasi untuk Perkuat Kehumasan Pemerintah0
Dalamsosialisasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Eka Saprudin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penyalahgunaan narkoba, tindakan bullying hingga pergaulan bebas yang kini semakin mudah ditemukan di lingkungan generasi muda.
“Yang pertama kalau kita melihat kondisi sekarang kan memprihatinkan. Penyalahgunaan narkoba dan bullying ini juga rame, dari remaja sampai anak kecil pun sudah luar biasa bullying ini, termasuk pergaulan bebas juga memprihatinkan,” ujarnya.
Ia menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena dapat mempengaruhi masa depan anak-anak dan remaja. Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah ingin mengingatkan kembali pentingnya peran keluarga, sekolah dan lingkungan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
“Dengan adanya kegiatan hari ini, bisa mengingatkan kembali, baik kepada orang tua kemudian pelajar dan semua aspek, bahwa bahayanya luar biasa, ini yang mempengaruhi cikal bakal generasi yang akan datang,” katanya.
Eka berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba dan pengaruh negatif pergaulan bisa semakin maksimal, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Kotabaru.
“Kita berharap sosialisasi ini masih dilaksanakan, bukan hanya secara formalitas pada hari ini, mudah-mudahan berkelanjutan, sehingga menjaga jangan sampai bahayanya narkoba mempengaruhi kepada anak-anak,” harapnya.
Selain itu, Eka Saprudin turut menanggapi kabar dugaan bullying yang terjadi antar guru di lingkungan sekolah. Menurutnya, seorang guru seharusnya menjadi teladan dan panutan bagi para siswa, karena sosok guru memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter anak.
Ia mengaku menyayangkan adanya kejadian tersebut dan meminta agar dilakukan pembinaan lebih lanjut melalui dinas terkait supaya hal serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan.
“Guru ini kan teladan, contoh. Dan ini lebih dipanut anak-anak daripada orang tua. Kita berharap, dan ini sangat-sangat, pemerintah daerah kecewa dengan kejadian ini. Kita berharap pembinaan lebih lanjut nanti dengan dinas terkait untuk lebih mengedukasi kepada gurunya. Jangan sampai di kalangan guru membuli, apalagi ke anak siswa. Ini jadi contoh, dan kalau ada saksi kita berikan sanksi,” tegasnya.
Ia juga berharap penyampaian edukasi mengenai bahaya narkoba, bullying dan pergaulan bebas dapat terus diberikan di lingkungan sekolah, sehingga para pelajar mendapat pemahaman yang lebih baik sejak dini.
“Mudah-mudahan nanti di sekolah, sosialisasi ini bisa berjalan dengan baik. Karena selain orang tua, pihak guru juga bisa memberikan edukasi khususnya kepada anak-anak ataupun remaja yang ada di Kotabaru,” tutupnya. (red/ril)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250











