- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Dinkes Kotabaru Kaji Tiru ke Banjarbaru, Belajar Soal Percepatan BLUD di Puskesmas

Keterangan Gambar : Tim Dinkes Kotabaru saat berdialog dengan dengan jajaran Dinkes Banjarbaru, Kamis (24/4/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Dinas Kesehatan Kotabaru bersama rombongan melaksanakan Kaji Tiru dalam rangka percepatan Tata Laksana Sistem Pelaporan dan Pertanggung Jawaban Keuangan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ke Kotamadya Banjarbaru, Kamis (24/04/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Semayap Senilai Rp. 1,3 Milyar, Dibangun Dengan Swakelola0
- Wakil Bupati Hadiri RUPS Pertanggungjawaban Bank Perkreditan Rakyat Kotabaru0
Sekretaris Dinas Kesehatan Kotabaru, Arya Nor Abdi, SKM, M.M menjelaskan, tujuan kunjungan kerja ini untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, maka Pemerintah Daerah Kotabaru berkomitmen untuk mendorong percepa BLUD di 13 Puskesmas yang ada.
“Penerapan BLUD di Puskesmas menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kemandirian, fleksibilitas, dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya.
Lebih jauh dijelaskan Arya, Kabupaten Kotabaru mempunyai 28 puskesmas, dimana saat ini di Kotabaru ada 15 Puskesmas dan 1 rumah sakit umum daerah yang baru saja ditetapkan sebagai fasyankes dengan sistem BLUD. dengan menyusul 13 Puskesmas sedang berproses untuk menjadi BLUD, kami berkomitmen kuat untuk terus mendorong percepatan status BLUD di seluruh Puskesmas yang ada
Lanjutnya, melalui sistem BLUD Puskesmas dapat memberikan pelayanan secara cepat sesuai kebutuhan masyarakat, dan juga untuk meningkatkan kemampuan Puskesmas dalam memahami BLUD sehingga mencontoh yang diterapkan Kota Banjarbaru dalam mengelola pelayanan kesehatan berbasis BLUD.
“Melalui kaji tiru ini, kami berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola BLUD yang efektif, baik dari sistem manajemen keuangan, pelayanan, sumber daya manusia, maupun inovasi layanan yang telah di terapkan oleh Kotamadya Banjarbaru,” pungkasnya.
Kegiatan ini tutup dengan penyerahan bingkisan khas kotabaru berupa Amplang kepada pihak Kotamadya Banjarbaru.
Adapun dalam kaji tiru ini, diikuti Perwakilan Bagian Perekonomian Setda Kotabaru, BPKAD Kotabaru, Kepala Puskesmas dan Tim Kabupaten Kotabaru yang disambut hangat oleh Pejabat Lingkup Dinas Kesehatan Kotamadya Banjarbaru, BPKAD Banjarbaru, dan perwakilan Kepala Puskesmas Banjarbaru. (ril/red)

Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Eka Saprudin, Mantab Camat Pulau Laut Selatan Kini Jadi Pj Sekda Kotabaru0
Berita Kotabaru













