- Presiden Prabowo Dorong Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Krisis Global
- Pemprov Kalsel Maksimalkan Program FOLU Net Sink Percepat Pemulihan Lahan Kritis
- Jumlah Investor Saham di Kalsel Capai 497 Ribu, OJK Perkuat Literasi Keuangan
- Warga Keluhkan Biaya Rujukan Mahal, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Beri Respon Cepat
- Agus Subejo Apresiasi Pimpinan DPRD Kotabaru Yang Turun Langusng Cek Jalan Rusak
- Disparpora Kotabaru Tekankan Pegembangan Kepariwisataan dan Kepemudaan pada Program 2027
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Vicon Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026
- DPRD Kotabaru Prioritaskan Pendidikan dan Infrastruktur, Dorong Penyelesaian Proyek Mangkrak
- DPRD Kotabaru Sidak SDN 2 Semayap, Tindak Lanjuti Keluhan Menu MBG
- Disparpora Kotabaru: Kedepan Lomba Nuanasa islami Akan Diperbanyak Sebagai Ciri Khas Kotabaru
Warga Keluhkan Biaya Rujukan Mahal, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Beri Respon Cepat

Keterangan Gambar : Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi.
Kotabaru Borneopos.com - Keluhan warga Kecamatan Pulau Sembilan terkait tingginya biaya transportasi laut untuk merujuk pasien darurat mendapat respon positif dari Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi.
Baca Lainnya :
- Agus Subejo Apresiasi Pimpinan DPRD Kotabaru Yang Turun Langusng Cek Jalan Rusak0
- Disparpora Kotabaru Tekankan Pegembangan Kepariwisataan dan Kepemudaan pada Program 20270
Hal tersebut disampaikan Abu Suwandi kepada awak media, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut agar ke depan pelayanan bagi warga, khususnya dalam kondisi darurat, dapat lebih terbantu.
Menurutnya, persoalan biaya transportasi laut yang tinggi sering terjadi ketika tidak ada kapal perintis yang beroperasi. Kondisi ini membuat warga harus menggunakan transportasi alternatif dengan biaya yang cukup besar untuk membawa pasien ke rumah sakit di Kotabaru.
Abu Suwandi juga menjelaskan bahwa saat ini pengadaan kapal kayu tidak lagi diperbolehkan. Namun demikian, pihaknya akan tetap berupaya mencari solusi agar kebutuhan transportasi masyarakat tetap bisa terpenuhi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut nantinya akan diupayakan melalui berbagai jalur, baik melalui pokok-pokok pikiran (pokran) dewan maupun melalui program sektoral pemerintah.
Respon positif dari Ketua Komisi II DPRD Kotabaru tersebut menjadi angin segar bagi warga Pulau Sembilan yang selama ini mengeluhkan mahalnya biaya transportasi laut, khususnya saat harus merujuk pasien dalam kondisi darurat.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru













