- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Warga Kecewa, Pemkab Kotabaru Abai Perbaiki Dermaga Empat Serangkai Tahun 2024

Keterangan Gambar : Kondisi terdiri dermaga empat serangkai.
Kotabaru, Borneo Pos -- Warga Empat Serangkai kecewa kepada Pemkab Kotabaru yang membangun dermaga terpadu di Kelurahan Kotabaru Hilir senilai 4,6 milyar dari APBD Kabupaten Tahun 2024 yang khusus dipergunakan untuk instansi pemerintah, sementara pelabuhan empat serangkai dibiarkan dengan kondisi memprihatinkan.
Baca Lainnya :
- AWAS Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Mantan Sekda Kotabaru Drs. Said Akhmad0
- Anggota Polsek Harian Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Pintu Kantor 0
Salah satu warga, RT. 11 RW. 3 Jalan Pangeran Indra Kusuma Jaya, Pelabuhan Pendek Geronggang Kecamatan Pulaulaut Utara, Saijah mengungkapkan kekesalannya kepada awak media, terkait kondisi jembatan dan dermaga yang tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru.
"Dulu pernah ada pegawai dari instansi yang mengukur-ukur jembatan, ada juga yang menyuruh warga mengumpulkan tandatangan dengan janji akan segera di perbaiki, tapi hingga sekarang belum ada realisasi," ucap Saijah, Kamis (30/1/25).
Lebih jauh Saijah mengungkapkan kekesalannya, pemerintah sekarang tutup mata, kami warga disini melakukan perbaikan jembatan secara swadaya dengan tambal sulam.
"Sebenarnya kami warga sini sangat terganggu dengan kondisi jembatan seperti ini, khusunya malam hari, pas kami mau tidur ada sepeda motor yang melintas, papan-papan jembatan yang pakunya lepas dan pecah-pecah mengeluarkan bunyi berisik dan sangat mengganggu, tapi apa boleh buat mungkin sudah nasib kami," keluhnya.
Saijah dan warga lainnya berharap Pemerintah Kabupaten Kotabaru segera memperbaiki dermaga empat serangkai Tahun 2025 ini, karena kami dulu pernah dijanjikan bahwa jembatan ini akan di perbaiki Tahun 2024.
"Permintaan kami kada (baca; tidak) muluk-muluk, tolong perbaiki dermaga ini, supaya warga dari Kotabaru ke Sungaian dan sebaliknya lebih nyaman dan aman serta barang-barang yang diangkut lebih mudah," pintanya.
Senada dengan Saijah, pengamat kebijakan publik Kotabaru, Muzakir Fachmi mengapresiasi kinerja pemerintah atas selesainya pembangunan dermaga terpadu berbiaya 4,6 Milyar yang akan digunakan untuk instansi pemerintah.
"Kami mengapresiasi pembangunan dermaga terpadu di kelurahan Kotabaru Hilir tapi sangat disesalkan Pemkab Kotabaru abai terhadap perbaikan dermaga 4 Serangkai. Padahal itu akses transportasi yang sangat penting bagi masyarakat," ujarnya.
Fachmi juga mendesakan kepada Kepala Daerah yang baru, agar memprioritaskan pembangunan dermaga empat serangkai.
"Kami mendesak agar dermaga empat serangkai segera diperbaiki di pemerintahan yang baru," tutupnya.
Seperti diketahui Dermaga Empat Serangkai yang kondisinya sangat memprihatinkan ini adalah akses utama dari masyarakat disungaian (kecamatan) yang akan masuk ke Kotabaru maupun sebaliknya (PP) yang setiap hari di gunakan warga baik yang menggunakan speedboat dan angkutan kapal klotok dari desa Pantai, Tanjung Pangga, Geronggang, Tanjung Batu, Senakin, Pudi, Sekandis, Tanjung Semelantakan, Sungai Bali, dan lainnya.(red)


Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0














