- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto dan Wakil Bupati Hadiri Wisuda & Khataman Al-Quran
- BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering
- DLH Kalsel Bagikan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga
- Andi Rustianto, Sekretaris KNPI Kalsel: Pemerintah Tanpa Pemuda Tidak Akan Kuat
- Bupati Rusli Buka MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten Kotabaru di Tanjung Seloka
- Gubernur Kalsel Tekankan Peran Strategis Pengawas Sekolah dalam Menjaga Mutu Pendidikan
- Pemkab Kotabaru Resmi Lantik 872 PNS
- Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-56
- Pantai Nusa Dua, Balinya Kotabaru, Ayo Kunjungi
- Pantai Teluk Tamiang Terus Berbenah, Berbagai Fasilitar di Lengkapi Pemkab Kotabaru.
Tingkatkan Kualitas Pemberitaan, Ditjen Bina Adwil Gelar Pelatihan Penulisan Siaran Pers

Keterangan Gambar : Rapat pengelolaan pelayanan kehumasan, Rabu (23/10/24).
Jakarta, Borneopos.com - Sebagai ujung tombak komunikasi publik terhadap program pemerintah untuk mewujudkan efisiensi dan efektivitas kerja dalam menyediakan informasi publik yang akurat kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, (Ditjen Bina Adwil Kemendagri), melaksanakan peran strategis dalam rapat pengelolaan pelayanan kehumasan yang dihadiri puluhan peserta dari perwakilan direktorat pada Rabu (23/10/2024).
Baca Lainnya :
- Genangan Air Di Jalan Poros KM.10 Desa Stagen, Ganggu Aktifitas Dan Hambat Perekonomian Warga0
- Polda Kalsel Siapkan Pengamanan Debat Calon Gubernur 2024-20290
Plh. Sekretaris Ditjen Bina Adwil, Mey Rany Wahida Utami dalam sambutan pembukaan menegaskan "Dengan semakin berkembangnya teknologi dan tingginya ekspektasi publik terhadap transparansi informasi, peningkatan kapasitas penulisan berita dari direktorat kita harus semakin cermat dan handal pada saat menyusun dan menyebarkan siaran pers yang baik," ungkapnya.
"Kita juga harus selektif dalam penyampaian berita yang berbobot dan terhindar dari hoax, maka perlu adanya keberlanjutan dengan mengadakan workshop atau kegiatan lainnya agar meningkatkan keterampilan kita dalam pembuatan berita, apalagi direktorat di lingkup Ditjen Adwil ini sangat tematik sehingga memperkaya khasanah pemberitaan yang ada," tambah Mey Rany.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum pada Sekretariat Ditjen Bina Adwil, Rizza Kamajaya menyampaikan "Hingga tanggal 22 Oktober 2024, jumlah pemberitaan di lingkup Ditjen Bina Adwil mencapai 2.067 berita dari Sekretariat Dirjen 257 berita, Dit. Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Batas Negara 346 berita, Dit. Kawasan Perkotaan dan Batas Negara 570 berita, Dit. Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat 121 berita, Dit. Toponimi dan Batas Daerah 450 berita, dan Dit. Manajemen Penanggulangan Bencana dan kebakaran 323 berita, jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah 2.010 berita, 2 bulan tersisa kita masifkan lagi pemberitaan Ditjen Bina Adwil sehingga tahun ini kita optimis melampaui target," jelas Rizza.
Sebagai narasumber, Moh. Taofiq Rauf, Pranata Humas Muda Kementerian Komunikasi dan Digital, menekankan bahwa "Tugas pemerintah bukan hanya membuat kebijakan saja, tetapi bagaimana tugas dan regulasi itu menjadi penting bagi masyarakat dengan penyampaian informasi yang dikelola dengan baik dan pesan-pesannya dapat tersampaikan," ujar Rauf.
Dalam kegiatan ini, Rauf juga menjelaskan cara-cara teknis terkait penulisan siaran pers sesuai kaidah kepenulisan yang baik dan benar, serta mengajak para peserta untuk mempraktikkan menulis siaran pers secara langsung.
"Menulis itu sederhana, namun secara teknis ada berbagai ketentuan penulisan yang perlu dilakukan pelatihan," pungkas Rauf.
Diharapkan Ditjen Bina Adwil dapat menyelenggarakan kegiatan lain yang mendukung kapasitas peserta, sehingga kualitas pemberitaan khususnya Ditjen Bina Adwil dapat terus meningkat dan menjembatani komunikasi publik secara luas.(ril/red)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0














