- Pemprov Kalsel Perkuat Kualitas Data Hortikultura Melalui Rakor Mantri Tani
- Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Tunjukkan Tren Positif, DJPb Perkuat Pengawalan Pembiayaan UMKM
- Kanwil DJPb Kalsel: Kinerja APBN dan APBD Kalsel Tunjukkan Akselerasi Positif
- Penguatan Investasi dan Infrastruktur Jadi Fokus Pemkab Kotabaru pada RKPD 2027
- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
Tim TMMD ke-123 Kodim 1004 Kotabaru Gelar Penyuluhan Posyandu dan Pos Bindu di Desa Talusi

Keterangan Gambar : Tim kesehatan TMMD Kodim 1004 Kotabaru saat memberikan penyuluhan kesehatan, Jumat (14/3/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang digelar Kodim 1004 Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat melalui kegiatan non-fisik. Kali ini, penyuluhan tentang pentingnya Posyandu dan Pos Bindu dilaksanakan di Desa Talusi, sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan warga.
Baca Lainnya :
- Ditlantas Polda Sumut Cek Kesiapan Jalan di Objek Wisata Kecamatan Harian Samosir0
- Empat Pejabat Utama dan Empat Kapolres di Polda Kalsel Rotasi, Satu Naik Brigjen0
Kegiatan ini dihadiri oleh warga Desa Talusi, perangkat desa, serta perwakilan dinas kesehatan setempat. Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo, menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui edukasi.
“Kesehatan adalah investasi utama. Dengan Posyandu dan Pos Bindu, warga bisa mendeteksi dini masalah kesehatan dan mengelola penyakit tidak menular seperti diabetes atau hipertensi,” ujarnya, Jumat (14/3/2025).
Penyuluhan dipandu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat yang menjelaskan peran Posyandu dalam pemantauan gizi balita, imunisasi, dan kesehatan ibu hamil. Sementara Pos Bindu difokuskan pada skrining kesehatan bagi lansia dan pencegahan faktor risiko penyakit degeneratif.
Kepala Desa Talusi,Noor Ahmadi, mengapresiasi inisiatif ini.
“Selama ini, banyak warga yang kurang memahami pentingnya pemeriksaan rutin. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap kesadaran akan hidup sehat semakin meningkat,” tuturnya. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi kepada tim penyuluh.
Kedepan, diharapkan Desa Talusi dapat mengoptimalkan fungsi pos-pos kesehatan tersebut demi mewujudkan masyarakat yang mandiri dalam menjaga kesehatannya.(ril/red)


Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru













