- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Spesialis Pencuri Outdoor AC di Bekuk Polresta Samarinda, 34 Unit Hasil Curian Sempat Dijual

Keterangan Gambar : Barang bukti outdoor saat diamankan polisi, Rabu (5/2/25).
Samarinda, Borneo Pos -- Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus pencurian Outdoor AC yang telah berulang kali terjadi di wilayah hukum Polresta Samarinda.
Baca Lainnya :
- Penjaga Malam Kantor Bawaslu Curi Laptop, Diringkus Polresta Samarinda 0
- Kecamatan Pulau Laut Utara Raih Juara Umum MTQN ke-55 Tahun 2025 Di Pulau Sebuku0
Press release dipimpin langsung oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar,S.I.K.,M.H yang digelar di Loby Polresta Samarinda, Rabu (5/2/25).
Kapolresta Samarinda mengatakan Kasus ini bermula dari banyaknya laporan masyarakat terkait hilangnya outdoor AC di berbagai lokasi. Menanggapi laporan tersebut, tim Opsnal Jatanras Polresta Samarinda bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tiga tersangka, yakni inisial FS (29 tahun), MF (32 tahun) rekan pelaku FS dalam menjalankan aksi pencurian dan AS (56 tahun) penadah barang hasil curian.
Tersangka FS dan MF mencari target dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor pada malam hari, mulai pukul 00.00 WITA hingga subuh. Mereka menyasar rumah dan toko yang dalam keadaan kosong atau tidak terjaga.
Dengan menggunakan berbagai peralatan seperti kunci pas, tang potong, dan parang, mereka melepaskan outdoor AC dari tempatnya sebelum membawa barang curian tersebut ke kos-kosan mereka.
Setelah itu, Outdoor AC dijual kepada tersangka AS, seorang penadah yang beroperasi di Jalan Damanhuri, Setiap unit outdoor AC dihargai Rp 300.000. Berdasarkan pengakuan FS dan MF, mereka telah melakukan aksi pencurian di 16 lokasi dalam beberapa bulan terakhir.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 1 unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi pencurian,Berbagai peralatan seperti kunci pas, tang potong, tang jepit, dan parang yang digunakan untuk membongkar outdoor AC, 34 unit outdoor AC hasil curian yang telah dijual kepada tersangka AS.
Tersangka FS dan MF mengaku menggunakan hasil kejahatan untuk bermain judi online, membeli narkoba jenis sabu, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, tersangka AS menggunakan uang hasil penjualan AC curian untuk kebutuhan keluarga serta modal usaha.
Ancaman Hukuman
Atas perbuatannya, FS dan MF dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan AS dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.
Dengan pengungkapan kasus ini, Kapolresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika mengalami kejadian serupa. Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk terus menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga keamanan di Kota Samarinda. (Red*)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
Berita Hukum & Kriminal














