- Open House Istana: Rasa Haru dan Bahagia Warga Saat Bertemu Presiden Prabowo
- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
SMSI Provinsi Ungkap Kondisi Daerah Kondusif, Insan Pers Bantu Pemberitaan Menyejukkan dan Solutif
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua umum SMSI Pusat, Firdaus.
JAKARTA, Borneopos.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar rapat koordinasi nasional yang melibatkan seluruh pengurus tingkat Provinsi se-Indonesia, Rabu 3 September 2025.
Rapat yang digelar melalui saluran digital zoom meeting ini, dalam rangka menyerap informasi kondisi terkini daerah se-Indonesia dan juga menghimpun pandangan kebangsaan dari pelaku usaha media dari Sabang sampai Merauke.
Baca Lainnya :
- Bang Tungku, Ketua LSM AKGUS: Copot Kepala Dinas PUPR Kotabaru, Demi Perbaikan Kedepan0
- Gabungan Ormas Gelar Unjuk Rasa Damai di Kantor DPRD Kotabaru0
Dalam sejumlah pemaparan Ketua SMSI Provinsi, dijelaskan bahwa kondisi daerah saat ini sudah mulai kondusif meskipun masih terjadi aksi-aksi massa untuk mengekspresikan aspirasi.
Demonstrasi yang berlangsung massif di sejumlah daerah pada pekan kemarin, yang juga sempat diwarnai kerusuhan di sejumlah kota, diakui Ketua SMSI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benny, tidak berimbas serius di wilayahnya.
Benny menyebut masyarakat NTT tidak terpancing pada provokasi konflik dan upaya pecah belah bangsa.
SMSI NTT menyerap aspirasi rakyat yang hingga saat ini mendukung langkah Pemerintahan Presiden Prabowo untuk mengatasi situasi.
Dukungan untuk menjaga kondusifitas juga diungkapkan Ketua SMSI Provinsi Papua, Hans, yang menyatakan masyarakat Kawasan Indonesia Timur tetap menjaga komitmen kebangsaan.
Masyarakat pers daerah juga mengungkapkan kegelisahan tentang penyebaran informasi yang tidak terkontrol melalui platform media sosial, dan merebaknya narasi provokasi oleh influencer di media sosial.
Situasi ini menimbulkan miss informasi di tengah masyarakat, sehingga memerlukan media massa yang mengedepankan sikap arif serta solutif untuk memperbaiki kondisi bangsa.
Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, mengajak seluruh unsur masyarakat pers di daerah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.
Bangun menekankan, hasil rapat SMSI kali ini bagaimana mendorong kesadaran tinggi masyarakat pers daerah untuk menjaga persatuan serta menolak segala bentuk provokasi.
Hal itu menjadi modal penting agar stabilitas daerah tetap terjaga di tengah dinamika politik nasional.
Lebih lanjut, SMSI Banten mengingatkan bahwa masyarakat di daerah tidak hanya menjadi penonton dalam situasi nasional, melainkan juga memiliki aspirasi yang harus diperhatikan.
Karena itu, pemerintah pusat diharapkan bisa lebih banyak mendengar suara masyarakat daerah.
“Kami meminta pemerintah pusat lebih mendengarkan aspirasi dari daerah. Rakyat daerah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga kondusifitas dan dukungan kepada Presiden Prabowo," tegasnya.
Sedangkan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menyampaikan bahwa semua aspirasi masyarakat pers daerah akan didorong untuk tersampaikan kepada Pemerintah Pusat dan juga Dewan Pers.
SMSI akan menyusun pernyataan sikap sebagai rekomendasi nasional SMSI untuk memberikan masukan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo.
Firdaus juga menegaskan pentingnya peran media siber dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan kepada publik.
Media lokal didorong untuk menjadi penyeimbang informasi sekaligus benteng melawan penyebaran hoaks yang berpotensi memicu keresahan di daerah.
“Media di daerah memiliki posisi strategis untuk menjaga suasana tetap kondusif. Kita harus bersama-sama memastikan informasi yang disampaikan ke masyarakat benar, menenangkan, dan tidak memperkeruh keadaan,” ujarnya.
Dengan kondisi yang mulai stabil, SMSI berharap seluruh masyarakat pers daerah tetap menjaga semangat kebersamaan.
Stabilitas daerah menjadi pondasi penting bagi keberhasilan pembangunan bangsa dan jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (*)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












