- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Pemkab Kotabaru Perkuat Tata Kelola Data Lewat Workshop Manajemen Data dan Statistik 2025

Keterangan Gambar : Workshop Manajemen Data dan Sosialisasi Pembinaan Data Statistik Tahun 2025, Jumat (14/11/2025).
KOTABARU, Borneopos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Workshop Manajemen Data dan Sosialisasi Pembinaan Data Statistik Tahun Anggaran 2025, Jumat (14/11/2025), di Ballroom Lantai 4 Hotel Grand Surya Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Kota Layak Anak, Pemkot Banjarbaru Perkuat Kapasitas SDM Lewat Bimtek Hak Anak0
- Sampah di TPS Guntung Lua Penuhi Badan Jalan, Perlu Penangan Serius Pemerintah Kota Banjabaru0
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan laporan panitia oleh Plt. Kabid Statistik Diskominfo Kotabaru, Rindayani, S.E.
Dalam laporannya, Rindayani menegaskan pentingnya penguatan manajemen data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang akurat dan tepat sasaran.
“Manajemen data meliputi proses pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan pemeliharaan. Dengan pengelolaan data yang baik, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kesalahan, serta menjaga keamanan informasi,” ujarnya.
Sambutan Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Safrudin, AP., MAP., disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, S.StP., MM, yang hadir mewakili Sekda menekankan bahwa pengelolaan data adalah tanggung jawab seluruh perangkat daerah, bukan hanya Diskominfo.
“Data bukan sekadar deretan angka, tetapi pondasi setiap kebijakan, program, dan pelayanan publik. Tanpa data yang akurat dan terintegrasi, pembangunan bisa kehilangan arah dan pelayanan menjadi tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas SDM, serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola data di lingkungan Pemerintah Daerah.
Usai sambutan, Kepala Diskominfo mewakili Sekda secara resmi membuka workshop yang dirangkai dengan penyerahan Buku Data Statistik Sektoral.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Plt. Kabid Inovasi dan Teknologi Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kotabaru, Desi Ira Wahyuni, SKM, MM, serta Pranata Komputer Ahli Pertama BPS Kotabaru, Muhammad Baital Salsabil, S.Tr.Stat.
Dalam materi yang disampaikan, Desi Ira Wahyuni menegaskan bahwa data yang akurat, mutakhir, dan mudah diakses merupakan syarat penting dalam perumusan program serta kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Baital Salsabil memaparkan proses bisnis statistik, termasuk metode pengumpulan data yang meliputi sensus, survei, kompilasi produk administrasi, serta pentingnya keseragaman kualitas data antar-OPD.
Melalui workshop ini, Pemkab Kotabaru berupaya memperkuat implementasi prinsip Satu Data Indonesia (SDI) yang menekankan ketersediaan data yang akurat, terpadu, serta dapat dibagikan antarlembaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam mengelola data, metadata, serta memastikan standar kualitas data yang seragam sebagai dasar perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru. (red/KMF)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












