- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Pemkab Kotabaru Ikuti Peluncuran Nasional 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Secara Daring

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kotabaru, Syairi saat menghadiri
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru mengikuti secara daring peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting dan merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat ekonomi berbasis desa.
Baca Lainnya :
- Diauddin, Kadinkes Prov Kalsel: Setiap Koperasi Merah Putih Nanti Akan Miliki Apotek Dan Klinik Desa0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong terbentuknya koperasi diseluruh desa dan kelurahan di Indonesia, sebagai pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan. Dari Kabupaten Kotabaru, kegiatan ini diikuti oleh jajaran dinas terkait, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta kepala desa di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat kecil. Ia menyebut koperasi sering kali dipandang sebagai konsep untuk “orang yang lemah,” karena kelompok bermodal besar tidak membutuhkan koperasi, sebab mereka sudah memiliki akses dan kekuatan ekonomi sendiri.
“Sudah 30 tahun kita mencoba membangun pendekatan berbasis sosial. Sebagian berhasil, sebagian belum. Gerakan sosial ini kerap tidak disukai oleh kaum kapitalis besar,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa kondisi rakyat masih banyak yang “rapat”yakni hidup dalam keterbatasan, sementara negara pun dinilai belum sepenuhnya “berdekat”, atau mampu hadir secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Menurutnya, negara ideal adalah negara yang mampu menghadirkan kesejahteraan secara nyata bagi seluruh rakyatnya, terutama melalui pendekatan ekonomi yang adil dan merata.
Sementara itu, Bupati Kotabaru melalui Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru telah menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara tuntas di seluruh wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari total 198 desa dan 4 kelurahan yang ada di Kabupaten Kotabaru, semuanya sudah membentuk koperasi desa Merah Putih. Harapan kami, koperasi ini akan menjadi penggerak utama ekonomi di pedesaan, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan menengah,” ujar Syairi.
Ia juga menambahkan bahwa koperasi harus mampu menjadi wadah yang efektif bagi pelaku usaha desa dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan keikutsertaan aktif ini, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih mandiri dan berkeadilan melalui kelembagaan koperasi.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0












