- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Pemkab Kotabaru Ikuti Peluncuran Nasional 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Secara Daring

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kotabaru, Syairi saat menghadiri
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru mengikuti secara daring peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting dan merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat ekonomi berbasis desa.
Baca Lainnya :
- Diauddin, Kadinkes Prov Kalsel: Setiap Koperasi Merah Putih Nanti Akan Miliki Apotek Dan Klinik Desa0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong terbentuknya koperasi diseluruh desa dan kelurahan di Indonesia, sebagai pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan. Dari Kabupaten Kotabaru, kegiatan ini diikuti oleh jajaran dinas terkait, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta kepala desa di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat kecil. Ia menyebut koperasi sering kali dipandang sebagai konsep untuk “orang yang lemah,” karena kelompok bermodal besar tidak membutuhkan koperasi, sebab mereka sudah memiliki akses dan kekuatan ekonomi sendiri.
“Sudah 30 tahun kita mencoba membangun pendekatan berbasis sosial. Sebagian berhasil, sebagian belum. Gerakan sosial ini kerap tidak disukai oleh kaum kapitalis besar,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa kondisi rakyat masih banyak yang “rapat”yakni hidup dalam keterbatasan, sementara negara pun dinilai belum sepenuhnya “berdekat”, atau mampu hadir secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Menurutnya, negara ideal adalah negara yang mampu menghadirkan kesejahteraan secara nyata bagi seluruh rakyatnya, terutama melalui pendekatan ekonomi yang adil dan merata.
Sementara itu, Bupati Kotabaru melalui Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru telah menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara tuntas di seluruh wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari total 198 desa dan 4 kelurahan yang ada di Kabupaten Kotabaru, semuanya sudah membentuk koperasi desa Merah Putih. Harapan kami, koperasi ini akan menjadi penggerak utama ekonomi di pedesaan, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan menengah,” ujar Syairi.
Ia juga menambahkan bahwa koperasi harus mampu menjadi wadah yang efektif bagi pelaku usaha desa dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan keikutsertaan aktif ini, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih mandiri dan berkeadilan melalui kelembagaan koperasi.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0














