- Ketua KNPI Kalsel, Andi Rustianto Silaturahmi ke Fahri Hamzah, Diskusi Soal Arah Gerakan Kepemudaan
- *Merampok* Pemerintahan Dari Dalam
- Opini | TPPO, Ketika Nyawa Hanya Sekedar Bilangan
- Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Segera Perbaiki Jalan dan Jembatan
- Dispersip Kotabaru Tingkatkan Layanan Perpustakaan sebagai Pusat Literasi Anak
- Kloter 13 BDJ Embarkasi Banjarmasin Berangkat Ketanah Suci
- Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Kalsel Gelar Workshop Skrining Kesehatan Jiwa
- Dislautkan Kalsel Serahkan Bantuan Sarana Budidaya Udang Windu untuk Dukung Program Shrimp Estate
- TAG Kalsel Dorong Penguatan Infrastruktur dan Regulasi Diskominfo
- Kolaborasi Pemprov Kalsel, Kemenkum, dan Perguruan Tinggi Perkuat Kekayaan Intelektual Daerah
OPINI | Kotabaru Sambut Pemimpin Baru, Evaluasi Pejabat Tak Kompeten

Keterangan Gambar : Muzakir Fachmi, Kamis (23/01/25).
Oleh : Muzakir Fachmi
Pasca penetapan oleh DPRD Kotabaru atas pasangan terpilih bupati Kotabaru periode tahun 2025 - 2030, masyarakat tinggal menunggu saat-saat pelantikan (6 Februari 2025) untuk dapat merasakan janji-janji kampanye yang telah diucapkan pasangan terpilih.
Baca Lainnya :
- Kepala Daerah Non-Sengketa Dilantik 6 Februari 20250
- Debat Diwarung Tuak Berujung Penikaman Hingga Tewas0
Slogan "Kotabaru Hebat" yang diusung tentu bukan sekedar bombastis tapi sebuah komitmen pembangunan yang ingin diwujudkan.
Untuk mewujudkan komitmen itu sudah pasti pasangan bupati terpilih harus didukung pejabat bawahan yang juga punya komitmen dan kinerja yang bagus. Bagaimana pun, kualitas pejabat yang akan membantu pasangan bupati harus sesuai dengan kualifikasi baik kapasitasnya maupun kapabilitasnya.
Bercermin dari pemerintahan yang ada saat ini tentu ini harus menjadi catatan penting pasangan terpilih untuk melakukan evaluasi dan reformasi mengingat banyak pejabat yang diangkat tidak berbasis pada kualifikasi dan kinerja yang dimiliki tapi lebih pada unsur ABS.
Akibatnya banyak pembangunan yang tidak berjalan dengan semestinya sehingga merugikan keuangan daerah dan masyarakat.
Sudah bukan rahasia kalau beberapa tahun terakhir banyak sekali proyek-proyek daerah yang mangkrak dan molor pembangunannya. Ini tentu menjadi preseden buruk pemimpin yang ada.
Selamat kepada pasangan H. Rusli dan Syairi Mukhlis atas terpilihnya untuk memimpin Kotabaru lima tahun ke depan. Kami tunggu bukti dari janji-janjinya.(*red)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru














