- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Kecelakaan Kerja Pada Proyek Kementrian Pehubungan Di Bandara Kotabaru, Korban Meningal

Keterangan Gambar : foto ilustrasi (istimewa)
Borneo Pos, Kotabaru - Kecelakaan kerja terjadi di lokasi Proyek Kementrian Perhubungan di bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Jumat (24/05/2024) sekira jam 17.50 Wita.
Baca Lainnya :
- Diduga Miliki Sabu 0.71 Gram, Dua Warga Kelumpang Hilir Kotabaru Ditangkap Polisi0
- Gelar Operasional TW. 1 Polres Kotabaru0
Korban MAP (22), sesuai KTP adalah warga Suliliran Baru, Petangis Rt.04 Rw.00 Desa Petangis Kecamatan Batu Engau Kab. Paser Prov. Kalimantan Timur.
Kapolres Kotabaru AKBP Tri Suhartanto Melalui Kasat Reskrim Polres Kotabaru, IPTU Muhammad Taufan Maulana membenarkan kejadian kecelakaan kerja tersebut.
"Ya, ada kejadian kecelakaan kerja di proyek bandara, sesaat setelah kejadian kami langsung melakukan olah dan cek tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya.
Informasi yang dihimpun media Borneo Pos, kecelakaan kerja pada hari Jum’at (24/05/2024) sekira jam 17.50 wita di lokasi pekerjaan perpanjangan Runway bandara GSA (Gusti Sjamsir Alam) Kotabaru Ds. Stagen kec. Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD).
"Berdasarkan keterangan saksi dilokasi, diketahui bahwa korban yang merupakan operator buldozer mencoba memperbaiki mesin buldozer type D8Ess merk Komatsu yang tiba-tiba mati, kemudian oleh saksi GED diminta menyalakan mesin dan mesin buldozer menyala mengakibatkan korban terjatuh dari atas buldozer dan terlindas" Ujar Kasat Reskrim.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi RD dan GED bergegas membawa korban ke RSUD menggunakan sepeda motor.
"Saat sampai di RSUD korban masih hidup, namun tidak lama setelah dilakukan pertolongan pertama oleh tim medis akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia,"ujar M. Taufan.
Lebih jauh Kasat Reskrim Polres Kotabaru, Muhammad Taufan Maulana menyampaikan bahwa lokasi tempat kejadian sudah dipasang Police Line (garis polisi) untuk kepentingan pemeriksaan.
Untuk diketahui saksi-saksi dalam kecelakaan kerja ini adalah :
1. GED (23), warga Jln.Purwosari Ds. Semayap RT. 06 RW.00 Kecamatan Pulau Laut Utara Kab. Kotabaru.
2. RD (31) sesuai KTP tercatat sebagai warga Wasalabose RT.00 RW.00 Ds. Wasalabose Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.
3. SO (20), warga jln. Bendungan RT.04 RW.02 Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. (red*)

Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru
Baca Lainnya :
- Diduga Miliki Sabu 0.71 Gram, Dua Warga Kelumpang Hilir Kotabaru Ditangkap Polisi0
- Perangi Narkoba, Polres Kotabaru Kembali Ringkus Pria 20 Tahun, Pemilik 6,28 Gram Sabu0
Berita Hukum & Kriminal














