- Bupati Rusli Buka MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten Kotabaru di Tanjung Seloka
- Gubernur Kalsel Tekankan Peran Strategis Pengawas Sekolah dalam Menjaga Mutu Pendidikan
- Pemkab Kotabaru Resmi Lantik 872 PNS
- Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-56
- Pantai Nusa Dua, Balinya Kotabaru, Ayo Kunjungi
- Pantai Teluk Tamiang Terus Berbenah, Berbagai Fasilitar di Lengkapi Pemkab Kotabaru.
- Mendagri: WFH untuk ASN Berlaku Mulai 1 April, Simak Jabatan dan Unit yang Tetap Berkantor
- Efisiensi BBM Imbas Perang, Pemerintah Tetapkan WFH Untuk ASN Setiap Jumat
- Sekretaris KNPI Kalsel, Andi Rustianto: Pemuda Kreatif Bukan Tren, Tapi Fondasi Masa Depan
- Pemprov Kalsel Serahkan 14 LKPD Unaudited, Ditarget Rampung dalam 60 Hari
Kandang Ayam Terbakar di Desa Tegalrejo, Kerugian Lebih 2 Miliar

Keterangan Gambar : Kandang Ayam Potong terbakar di Desa Tegalrejo, Kamis (30/1/25).
Kotabaru, Borneo Pos – Kebakaran hebat terjadi dikandang ayam potong milik H. Hasan Bisri yang berlokasi di Gang PDAM, Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kamis (30/1/25) sekita jam 23.30 Wita.
Baca Lainnya :
- Mendagri Konsolidasikan Kepala Daerah Agar Dukung Penguatan Pendidikan Dasar dan Menengah0
- Bupati Samosir Resmikan Gedung Puskesmas Senilai 8,2 Milyar di Desa Pardomuan Pengururan0
Kejadian ini menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 2,045 miliar. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerusakan yang terjadi cukup signifikan.
H. Hasan Bisri, pemilik kandang yang berusia 47 tahun dan berdomisili di Desa Tegalrejo RT 12 Dusun III, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru, mengalami kerugian besar akibat kebakaran ini. Kandang ayam tersebut merupakan hasil kemitraan antara H. Hasan Bisri dengan PT Mitra Sinarjaya, perusahaan penyedia bibit ayam.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2,045 miliar, dengan rincian Rp 445 juta untuk kerugian ayam, meliputi 17.000 ekor ayam siap panen dan 26.000 ekor ayam anakan serta Rp 1,6 miliar untuk kerusakan kandang yang hangus terbakar.
Beberapa saksi yang turut menyaksikan kejadian ini antara lain Abhi Praya Fauzan Nugraha (25 tahun), pengawas dari PT Mitra Sinarjaya, yang berdomisili di Desa Cimenyan, Bandung, Jawa Barat dan Harianto (37 tahun), penanggung jawab kandang, yang berasal dari Pandan Sari, Malang, Jawa Timur.
Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K melalui Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Marjoko, menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting pada panel listrik kandang yang terletak di bagian atas. Api diduga berasal dari panel tersebut dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kandang.
"Pemadaman kebakaran dilakukan oleh warga setempat dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT. ITP Tarjun. Tim berhasil memadamkan api setelah beberapa jam berupaya" imbuh Kapolsek.
Sementara itu, kepolisian telah melakukan beberapa langkah penanganan, antara lain, Pengamanan TKP untuk memastikan tidak ada gangguan lebih lanjut, Pengumpulan barang bukti untuk mendukung penyelidikan Pencatatan keterangan saksi guna melengkapi laporan dan
Pelaporan kepada pimpinan untuk tindak lanjut lebih lanjut.
"Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemilik usaha peternakan untuk lebih memperhatikan sistem kelistrikan dan keamanan kandang guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan".Pungkas AKP Marjoko. (sumber : Humas Polres Kotabaru)

Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0












