- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Kadis LH Kotabaru: Kami Edukasi Warga Pilah Sampah, Lewat Program Tukar Sampah dengan Sembako

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda Ratna Agustina, S. STP, M. IP di lokasi penukaran sampah dengan sembako, Minggu (31/5/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan penukaran sampah dengan sembako. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Bapilah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya.
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Festival Kuliner dan Jamuan Massal Meriahkan HUT ke-76 Kotabaru di Siring Laut0
- Fun Walk HUT ke-76 Kotabaru Meriah, Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat 0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda, menyampaikan bahwa masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dikumpulkan dengan sembako Sampah yang diterima umumnya berupa sampah plastik, baik dari botol minuman maupun kemasan bekas lainnya.
Namun, Melinda menegaskan bahwa sampah yang disetorkan harus dalam kondisi bersih. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri memilah dan membersihkan sampah sebelum disetorkan ke bank sampah maupun TPS3R.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang bersih dan terpilah memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sampah yang telah terkumpul selanjutnya akan dibawa ke TPS3R atau TPS Megasari untuk diolah. Sampah tersebut akan dipres menggunakan alat khusus menjadi RDF (Refuse Derived Fuel), yaitu bahan bakar altenatif pengganti batu bara.
Menurut Melinda, Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah menjalin kerja sama dengan PT Indocement Tarjun dalam pemanfaatan RDF tersebut. Harga jual RDF mencapai sekitar Rp 350 ribu per ton, dan hasil penjualannya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotabaru.
Selain itu, Melinda mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 juga dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Ia menyebutkan bahwa pejabat tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan sangat antusias mendukung program pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran program Bapilah sebagai upaya mendorong masyarakat agar semakin aktif dalam memilah sampah.
Melinda juga berharap masyarakat Kotabaru semakin sadar bahwa sampah yang terpilah dan bersih dapat memberikan manfaat ekonomi. Sebaliknya, sampah yang tercampur tanpa pemilahan tidak memiliki nilai dan hanya akan menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) yang saat ini kapasitasnya semakin terbatas.
“Lewat program ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa sampah bukan hanya limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, gerakan pemilahan sampah dari sumbernya merupakan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang kini terus dilanjutkan dan didorong pelaksanannya di seluruh Indonesia melalui dinas lingkungan hidup di daerah masing-masing. Dengan demikian, penglolaan sampah yang lebih baik dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. (red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













