- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Kabag Ops Polres Samosir Paparkan Kesiapan Operasi Lilin Toba 2024

Keterangan Gambar : Polres Samosir paparkan kesiapan Operasi Lilin Toba 2024, Senin (16/12/24)
Samosir, Borneopos.com -- Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas (Kamsebticarlantas) yang kondusif menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polres Samosir menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Lilin Toba 2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pemkab Samosir, Senin (16/12/2024).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Sukses Gelar Trail Game Hayau Barait X0
- DPRD Akan Gelar RDP Dengan Aliansi SERBUSAKA Terkait UMK dan UMSK 20250
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Samosir, M.T. Sitinjak, dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, termasuk Wakapolres Samosir Kompol Saut Tulus Panggabean, S.H., Pabung Dandim 0210/TU Mayor G. Sebayang dan perwakilan instansi terkait seperti Kejaksaan, KSOP Danau Toba, pemilik SPBU, serta pengelola kapal feri, pengelola kapal motor, PHRI, Pengusaha Objek Wisata, Para Kapolsek, Para Camat.
Dalam rapat, Kabag Ops Polres Samosir AKP Tito Juardi, memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dipersiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan aktivitas masyarakat, wisatawan selama libur akhir tahun.
"Polres Samosir telah menyiapkan 160 (seratus enam puluh) orang personel yang akan bertugas di 9 Pos Pelayanan, unit reaksi cepat/tim urai kemacetan, unit patroli darat dan air, serta tim di markas yang siap menangani situasi kontingensi," ujarnya.
AKP Tito juga menjelaskan bahwa tim urai kemacetan akan dibagi menjadi dua rayon: Rayon 1 di Jalan Onan Baru – Pelabuhan Tomok dan Rayon 2 di Jalan Tanjung Bunga – Simpang Tiga Tele.
"Kami mengimbau Dinas Pekerjaan Umum untuk menempatkan alat berat di sekitar Tele-Pangururan guna mengantisipasi gangguan lalu lintas, seperti tanah longsor," ucapnya.
Di kawasan wisata Sibea-bea, pengaturan khusus akan dilakukan dengan membatasi jumlah pengunjung dan memberikan batas waktu kunjungan untuk mencegah kepadatan berlebihan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H., menegaskan pentingnya rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan, terutama di area padat seperti Kota Pangururan.
"Arus lalu lintas akan diatur searah jarum jam di pusat kota. Kami juga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk membantu pengaturan kendaraan guna mengantisipasi antrean panjang," katanya.
Kasat Lantas juga menyebutkan bahwa unit reaksi cepat akan disiagakan untuk mengatasi potensi kemacetan, sementara himbauan kepada masyarakat akan terus disosialisasikan melalui berbagai media.
Untuk antisipasi libur akhir Tahun 2025, beberapa poin penting dibahas, seperti penambahan jadwal penyeberangan di Pelabuhan Sipinggan, ketersediaan stok BBM, penyediaan kantong parkir, dan kesiapan tim medis.
Wakapolres Samosir, Kompol Saut Tulus Panggabean, menambahkan bahwa spanduk dan pemberitahuan melalui media sosial akan disebarluaskan untuk menginformasikan lokasi parkir alternatif dan penyediaan jasa kapal motor penumpang dari Pangururan ke Bukit Sibea-bea.
Sekda Kabupaten Samosir, M.T. Sitinjak, dalam penutupannya menyampaikan harapannya agar seluruh pihak dapat bekerja sama demi kesuksesan Operasi Lilin Toba 2024.
"Tujuan kita adalah memastikan masyarakat dan wisatawan merasa aman serta nyaman selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025," tutupnya.
Rapat koordinasi yang berlangsung hingga pukul 13.30 WIB berjalan lancar dengan suasana aman dan terkendali. Operasi Lilin Toba 2024 diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi seluruh masyarakat, wisatawan dan pengunjung di wilayah Kabupaten Samosir.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita SAMOSIR














