- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Disdag Akan Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten/Kota

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan (Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan., Rabu (4/2/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel akan menggelar kegiatan Pasar Murah di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan pada periode Februari hingga Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Baca Lainnya :
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah0
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota 0
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan (Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan.
“Pasar Murah ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” ujar Ahmad Bagiawan di Banjarmasin, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, tradisi peningkatan konsumsi masyarakat saat Ramadhan kerap berdampak pada naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Oleh karena itu, kehadiran Pasar Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Biasanya menjelang Ramadhan, kebutuhan bahan pokok meningkat cukup signifikan. Dengan adanya Pasar Murah, kami berharap masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ahmad Bagiawan menyampaikan bahwa secara umum harga bahan pokok di Kalimantan Selatan relatif stabil menjelang Ramadhan tahun ini. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.
“Untuk kondisi saat ini, harga bahan pokok di Banua kita masih relatif stabil. Namun memang ada kenaikan pada komoditas tertentu, seperti cabai dan ayam pedaging,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan distribusi serta menjaga mutu dan harga pangan di pasaran.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar distribusi berjalan lancar dan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Dengan digelarnya Pasar Murah di seluruh kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga serta masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman. (red/MC)

Baca Lainnya :
- AKBP Doli M Tanjung Resmi Jabat Kapolres Kotabaru, Gantikan AKBP Tri Suhartanto0
- Kapolda dan Ketua Bhayangkari Kalsel Raih Penghargaan Kak Seto Award 20240












