- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
![[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun](https://www.borneopos.com/asset/foto_berita/0422.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Jakarta, Borneopos.com - Viral di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Namun faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo minta maaf ikut perjanjian perdamaian dengan Amerika dan akan kembalikan uang Rp17 triliun ke kas negara adalah hoaks.
Baca Lainnya :
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz0
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu0
Melansir dari tirto.id, Jumat (20/3/26), Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Kompleks Istana Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, mengatakan bahwa iuran Dewan Perdamaian atau BOP sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp17 triliun itu bisa diangsur sejak tahun pertama dibentuk. Sugiono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memutuskan untuk membayar iuran tersebut.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)
1.jpg)











