- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
![[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun](https://www.borneopos.com/asset/foto_berita/0422.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Jakarta, Borneopos.com - Viral di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Namun faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo minta maaf ikut perjanjian perdamaian dengan Amerika dan akan kembalikan uang Rp17 triliun ke kas negara adalah hoaks.
Baca Lainnya :
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz0
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu0
Melansir dari tirto.id, Jumat (20/3/26), Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Kompleks Istana Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, mengatakan bahwa iuran Dewan Perdamaian atau BOP sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp17 triliun itu bisa diangsur sejak tahun pertama dibentuk. Sugiono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memutuskan untuk membayar iuran tersebut.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)
1.jpg)











